Berita

Tu-95MS/Net

Dunia

Rusia Patroli Udara Bersama China, Korsel Dan Jepang Was-was

RABU, 24 JULI 2019 | 08:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia mengkonfirmasi telah melakukan patroli udara bersama yang pertama kali dengan China. Langkah ini mendorong Korea Selatan dan Jepang untuk mengirim jet sebagai tanggapan.

Dalam sebuah pernyataan awal pekan ini, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa empat pembom, yang didukung oleh jet tempur, berpatroli di rute yang telah direncanakan sebelumnya di Laut Jepang dan Laut China Timur.

Pernyataan yang sama menyebut, dua dari pembawa rudal strategis Tu-95MS-nya telah bergabung dengan dua pembom strategis Hong-6K China pada rute yang telah direncanakan sebelumnya di perairan netral.


Mereka didukung oleh pesawat tempur dan pesawat peringatan dini dan kontrol udara A-50 dan Kongjing-2000.

"Pada satu titik, patroli itu menjadi formasi udara tunggal yang terdiri dari sederetan pesawat yang terbang dalam jarak 3-4 kilometer," kata Letnan Jenderal Sergei Kobylash dari Rusia dalam sebuah pernyataan , seperti dimuat BBC.

Saat melakukan tugas mereka, katanya, mereka diikuti oleh pejuang asing sebanyak 11 kali.

Dia menuduh pilot Korea Selatan melakukan manuver berbahaya di sekitar pulau-pulau yang disengketakan.

Sementara itu, Korea Selatan mengatakan pesawat-pesawat Rusia dan China memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korea (KADIZ) pada Selasa pagi (23/7) dan bahwa pesawat perang Rusia A-50 yang terpisah dan dua kali melanggar wilayah udaranya di dekat kepulauan itu.

Rusia membantah tuduhan itu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya