Berita

PM Khan/Net

Dunia

PM Khan Akui Intelijen Pakistan Berbagi Informasi Dengan CIA Soal Keberadaan Osama Bin Laden

RABU, 24 JULI 2019 | 07:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Untuk pertama kalinya, Pakistan mengakui bahwa intelijennya memberikan petunjuk kepada CIA tentang keberadaan Osama Bin Laden sebelum kematiannya tahun 2011.

Pengakuan itu terlontar dari mulut Perdana Menteri Pakistan Imran Khan awal pekan ini dalam sebuah wawancara dengan Fox News.

Pakistan, sampai saat ini menyangkal semua pengetahuan tentang kehadiran Bin Laden di dalam perbatasannya.


Tetapi Khan membenarkan bahwa agen mata-mata utama Pakistan, yakni badan Intelijen Layanan Antar (ISI), telah memberikan CIA sebuah petunjuk yang pada akhirnya memungkinkan Seal Team Six untuk membunuh Bin Laden yang diduga merupakan dalang serangan 9/11, Dia dibunuh di tempat persembunyian di Abbottabad pada 2 Mei 2011, setelah perburuan di seluruh dunia selama sepuluh tahun.

"ISI yang memberikan informasi yang mengarah ke lokasi Osama Bin Laden. Jika Anda bertanya kepada CIA, ISI-lah yang memberikan lokasi awal melalui koneksi telepon," kata Khan, Senin, seraya menambahkan bahwa insiden tersebut sangat memalukan Pakistan pada saat itu.

“Di sini kami adalah sekutu Amerika Serikat dan Amerika Serikat tidak mempercayai kami. Dan mereka benar-benar datang dan mengebom dan membunuh seorang pria di wilayah kami," sambung Khan, seperti dimuat ulang Russia Today.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya