Berita

Muhammad Aidi/Net

Nusantara

Hari Ke-25, TNI Turunkan Intensitas Pencarian Helikopter MI-17 Yang Hilang Di Papua

SELASA, 23 JULI 2019 | 21:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat hingga kini masih terus berusaha mencari Helikopter MI-17 yang hilang di Pegunungan Bintang, Papua sejak 28 Juni lalu.

“Untuk pencarian heli hingga saat ini masih terus dilaksanakan baik melalui jalur udara maupun jalur darat, meskipun sampai saat ini belum ada tanda-tanda titik terang keberadaan pesawat tersebut,” kata Kapendam Cendrawasih Kolonel Muhammad Aidi kepada redaksi, Selasa (23/7).

Kendati telah 25 hari pasca hilang, hingga saat ini TNI sama sekali tidak mewacanakan untuk menghentikan operasi pencarian. “Kita masih optimis bahwa sasaran akan ditemukan dalam kondisi apapun,” tegas Aidi.


Aidi menambahkan, operasi pencarian akan terus dilakukan, namun intensitas pencarian akan dikurangi. Pengurangan intensitas pencarian dimaksudkan lewat cara mengombinasikan kegiatan patroli pengamanan perbatasan dan kegiatan distribusi logistik melalu jalur udara dengan menggunakan rute yang berbeda-beda dalam rangka pemantauan dan pencarian udara.

“TNI juga telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan sipil agar ikut melaksanakan pencarian dalam misi penerbangan route Sentani-Oksibil,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya