Berita

Rocky Gerung mengisi diskusi di Gedung KPK/RMOL

Politik

Rocky Gerung: Secara Logika, Presiden Aktor Intelektual Polisi Daftar Capim KPK

SELASA, 23 JULI 2019 | 20:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Para jenderal polisi aktif yang mendaftar sebagai Calon Pimpinan (Capim) KPK diyakini mendapat perintah dari Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Di kepolisian ada hirarki yang mengatur gerak langkah para perwira.

"Kalau kepolisian aktif mendaftar, pertanyaannya adalah inisiatif dia sendiri atau penugasan atasan? Kan engak mungkin polisi aktif punya inisiatif untuk masuk KPK, pasti penugasan atasan. Logika saya bilang begitu," kata Peneliti Perhimpunan Pendidikan Demokrasi, Rocky Gerung, dalam acara diskusi publik di Gedung Penunjang KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/7).

Tapi, menurut Rocky, atasan yang dimaksudnya tidak berhenti di Kapolri Tito Karnavian. Kapolri sendiri masih punya atasan yakni presiden.   


"Atasannya pasti Kapolri. Atasan Kapolri siapa? Ya presiden. Jadi, secara logika, aktor intelektual dari masuknya polisi adalah presiden," ungkap Rocky.

Rocky menilai wajar ada kecurigaan publik terhadap proses pemilihan Capim KPK. Masyarakat mengkaitkan kepentingan pihak-pihak tertentu dalam proses seleksi. Ada latar belakang perkara-perkara besar yang belum beres, salah satunya kasus penyerangan terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan, yang belum tuntas sampai sekarang.

Rocky juga menyayangkan Panitia Seleksi Capim KPK yang menurutnya gagal paham dalam menyikapi para Capim dari unsur kepolisian aktif.

"Pansel juga enggak jelas. Semua orang boleh mendaftar. Pansel enggak mengerti etik reformasi. Pansel mesti ngasih sinyal bahwa demi reformasi saudara-saudara (polisi) janganlah mendaftar, tapi dia enggak bisa larang," terang Rocky.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

DPR Godok Anggaran Rekrutmen KPU-Bawaslu Daerah Dilakukan Serentak

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23

Dari Pala Jadi Peluang, BRI Peduli Perkuat Usaha KWT Bogor Lewat Program AURA

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Mandatori B50 Meluncur, Indonesia Siap Perkuat Kedaulatan Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Prabowo Prediksi Target 100 GW PLTS Bakal Dihujat Pakar

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46

Kejagung Sebut TNI Jaga Rumah Jampidsus Sudah SOP

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38

Prabowo: Banyak Negara Iri dan Benci, Ingin RI Kolaps

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17

Rumah Sentul Tak Masuk LHKPN, Segini Harta Jampidsus

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13

Prabowo Siapkan Penghargaan untuk Tokoh-tokoh di Balik Kesuksesan B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10

Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Hormon, Reproduksi, dan Kanker

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35

Selengkapnya