Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

PDIP Lagi Kurang Fokus Bahas Koalisi

SELASA, 23 JULI 2019 | 01:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

PDI Perjuangan kurang fokus dalam membahas mengenai kemungkinan partai di luar koalisi Joko Widodo-Maruf Amin bergabung. Sebab, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu sedang sibuk mempersiapkan kongres yang akan digelar pertengahan bulan depan.

Begitu kata Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menjawab pertanyaan wartawan seputar kemungkinan PAN bergabung koalisi.  

“Jadwal partai saat ini berkonsentrasi dengan persiapan kongres, maka skala prioritas kami di situ. Tentu saja silaturrahim dengan para tokoh itu sebagai hal yang dilakukan oleh PDIP,” ujarnya usai diskusi di DPP GMNI, Jakarta, Senin (22/7).


Lebih lanjut, Hasto menguraikan bahwa PDIP dalam memandang koalisi bertumpu pada upaya memperkuat sistem presidensial agar efektif mendapat dukungan dari parlemen.

Koalisi, sambungnya, juga harus didasarkan untuk membangun konsolidasi ideologi Pancasila sebagai dasar dan tujuan bernegara.

“Ketiga, bagaimana berpijak pada sejarah pembentukan republik dan keempat kita menyepakati agenda strategis tersebut,” urai Hasto.

Sejauh ini, kata Hasto, PDIP dan partai pendukung Jokowi-Maruf masih percaya diri mampu menciptakan pemerintahan yang efektif dengan modal 60,7 persen di DPR.ciptakan pemerintahan yang efektif.

“Apakah koalisi akan diperkuat lagi dalam rangka konsolidasi ideologi membangun kekuatan gotong royong nasional? itu akan dibahas bapak Jokowi dengan ketum partai,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya