Berita

Amran Sulaiman/Net

Dampingi Kunker DPR RI, Kementan Dorong Serap Gabah Panen Gadu

SENIN, 22 JULI 2019 | 20:05 WIB | LAPORAN:

Panitia Kerja Bantuan Sosial (Bansos) Beras Sejahtera (Rastra) bersama Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPRRI) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk menggali data dan informasi terkait program Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).  

Kunker yang dipimpin I Made Urip dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini juga untuk mendapat masukan dari Kementerian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Pertanian (Kementan) terkait rencana pelaksanaan program BPNT, dimana sebelumnya Bulog ditunjuk sebagai penyalur beras mulai September-Desember 2019.

"Program BPNT mengakibatkan kegiatan serapan dan penyaluran beras Bulog tidak seimbang. Satu sisi Bulog harus menyerap gabah dan beras petani agar harga di petani tidak jatuh. Sisi lain, penyaluran melalui program Rastra semakin terbatas. Saat ini stok beras Bulog sangat banyak, bahkan sebagian ada yang rusak," ungkap Made dalam rapat di Kantor Bulog Divre Sulselbar, Senin (22/7).


Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi yang mewakili Kementan, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi pangan, khususnya beras.

Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menurut Agung harus dijaga dalam batas yang aman sepanjang waktu, dan khususnya pada akhir tahun minimal 1,5-2 juta ton.

"Untuk itu kami tetap mendorong Perum Bulog melakukan penyerapan gabah atau beras petani, apalagi dalam bulan Agustus akan masuk panen gadu. Namun kami juga mendukung bahwa Bulog menjadi penyalur beras untuk program BPNT, sehingga terjadi keseimbangan antara penyerapan dan penyaluran," jelas Agung.

Ia menuturkan, selain terkait panen raya gadu, sergap harus tetap dioptimalkan, mengingat adanya kebijakan Pemerintah melalui surat edaran Menteri Sosial yang memutuskan Bulog menjadi penyalur beras untuk program BPNT, juga adanya kebijakan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga atau Operasi Pasar (OP) beras oleh Perum Bulog yang diperpanjang sampai akhir tahun 2019.

"Kebijakan tersebut diperkirakan akan membutuhkan beras Bulog sekitar 800-900 ribu ton yang disalurkan ke masyarakat. Untuk itu harus tetap diimbangi dengan penyerapan gabah dan beras petani agar stok beras di Bulog aman," tegas Agung.

 Stok beras Bulog saat ini kata Agung telah berkisar 2,3 juta ton, dan kebutuhan BPNT dan OP sampai akhir tahun 2019 di prediksi sekitar 900 ribu ton.

"Untuk mengamankan stok CBP kegiatan sergap tetap harus didorong dan ditingkatkan. Apalagi Sulawesi Selatan pada bulan Agustus diprediksi panen 250 rb hektar atau produksi sekitar 1,25 juta ton GKG" pungkas Agung.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya