Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kembangkan Kecerdasan Buatan, Microsoft Investasikan 1 Miliar Dolar AS Di Open AI

SENIN, 22 JULI 2019 | 22:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa teknologi Microsoft Corp menginvestasikan dana 1 miliar dolar AS di OpenAI yang berbasis di San Francisco.

Kedua belah pihak membentuk kemitraan multi-tahun untuk mengembangkan teknologi superkomputer berupa kecerdasan buatan (AI) pada layanan komputasi awan Azure Microsoft.

Hal itu diumumkan pihak Microsoft pada Senin (22/7).


Dikabarkan Channel News Asia, OpenAI sendiri didirikan pada tahun 2015 sebagai organisasi nirlaba dengan dana 1 miliar dolar AS dari investor Lembah Silikon Sam Altman, Peter Thiel dan salah satu pendiri LinkedIn Reid Hoffman.

Kemudian, awal tahun ini, grup tersebut menciptakan entitas nirlaba terkait untuk mengambil investasi luar.

Sejak didirikan, OpenAI telah mempekerjakan peneliti kecerdasan buatan untuk membuat kemajuan di bidang tersebut, seperti mengajar tangan robot untuk melakukan tugas-tugas mirip manusia sepenuhnya dalam perangkat lunak, mengurangi biaya dan waktu untuk melatih robot.

Kelompok ini juga berfokus pada implikasi keselamatan dan sosial kecerdasan buatan, meneliti bagaimana komputer dapat menghasilkan berita yang realistis.

Microsoft mengatakan, kedua perusahaan akan bersama-sama membangun teknologi AI baru pada layanan komputasi awan Azure Microsoft.

Kedua belah pihak juga mengatakan bahwa OpenAI akan memindahkan banyak, meskipun tidak semua, layanannya ke Azure.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya