Berita

Aksi unjuk rasa di Hong Kong/Net

Dunia

Aksi Protes Pekan Ketujuh Di Hong Kong, Polisi Bentrok Dengan Demonstran

MINGGU, 21 JULI 2019 | 22:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bentrokan tidak dapat dihindarkan ketika ratusan ribu demonstran anti pemerintah turun ke jalan-jalan Hong Kong pada akhir pekan ini (Minggu, 21/7).

Polisi anti huru-hara bersenjatakan tongkat dan perisai menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa ketika para demonstran berlari ke arah polisi.

Seorang demonstran kemudian melemparkan botol ke polisi yang dibalas dengan bom asap serta gas air mata oleh polisi. Ratusan pengunjuk rasa pun kemudian lari tunggang langgang akibat gas tersebut.


Bentrokan itu sendiri terjadi setelah para demonstran menentang perintah polisi untuk menjaga batas-batas unjuk rasa mereka. Menurut pihak kepolisian Hong Kong, seperti dimuat The Guardian, demonstran mengabaikan tuntutan polisi untuk mengakhiri aksi sebelum mencapai wilayah jantung distrik bisnis di Hong Kong. Demonstran terus bergerak maju bahkan hingga ke dekat kantor penghubung Hong Kong-China.

Pihak penyelenggara aksi memperkirakan bahwa sekitar 430 ribu orang telah ambil bagian dalam aksi yang digelar setiap akhir pekan sejak tujuh pekan lalu.

Aksi itu dimotori oleh semangat penentangan warga terjadap pemerintah atas RUU ekstradisi yang memungkinkan tahanan Hong Kong diadili di China. Namun RUU itu kini telah dibatalkan.

Meski begitu, demonstrasi tidak juga mereda, dan justru semakin besar dengan semngat baru yakni gerakan demokrasi yang lebih luas di Hobg Kong.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya