Berita

British Airways/Net

Dunia

British Airways Batalkan Penerbangan Ke Kairo Selama Tujuh Hari

MINGGU, 21 JULI 2019 | 08:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Maskapai penerbangan Inggris, British Airways membatalkan semua penerbangan ke ibukota Mesir, Kairo selama seminggu ke depan mulai akhir pekan ini.

Pembatalan dilakukan dengan alasan keamanan, sebagai tindakan pencegahan. Meski begitu, pihak maskapai itu tidak merinci apa masalah keamanan tersebut.

Akibat pembatalan tersebut, penumpang yang akan naik penerbangan British Airways dari Bandara Heathrow London ke Kairo diberitahu bahwa penerbangan dibatalkan dan tidak akan ada penerbangan alternatif selama seminggu ke depan.


"Kami terus meninjau pengaturan keamanan kami di semua bandara kami di seluruh dunia, dan telah menangguhkan penerbangan ke Kairo selama tujuh hari sebagai tindakan pencegahan untuk memungkinkan penilaian lebih lanjut," kata salah seorang jurubicara British Airways, seperti dimuat BBC (Sabtu, 20/7).

"Keselamatan dan keamanan pelanggan dan kru kami selalu menjadi prioritas kami, dan kami tidak akan pernah mengoperasikan pesawat kecuali jika aman untuk melakukannya," jelasnya.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri Inggris juga memperbarui travel warning untuk warga Inggris yang bepergian ke Mesir. Saran tersebut mencakup peringatan soal adanya resiko terorisme terhadap penerbangan yang semakin tinggi.

Inggris diketahui mengeluarkan travel warning menyusul ledakan bom yang menghancurkan pesawat Rusia di semenanjung Sinai Mesir pada Oktober 2015 setelah meninggalkan bandara Sharm El Sheikh.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya