Berita

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanul Haq/Net

Politik

Ngebet Jadi Menag, Politisi PKB: Parkirannya Saja Jelek, Apalagi Menterinya

SABTU, 20 JULI 2019 | 13:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dinilai gagal dalam menjalankan tugas selama menjabat sebagai orang nomor satu di Kemenag. Hal itu ditunjukkan dengan ketidakpedulian menteri asal PPP itu dengan infrastruktur di lingkungan Kemenag.

Begitu dikatakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanul Haq di sela-sela diskusi Polemik bertajuk 'Ngebut Munas Parpol Jelang Kabinet Baru' di Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7).

"Gagal, betul gagal, bukan hanya soal kinerja. Datang deh ke Lapangan Banteng, tidak pernah ada sebuah Kementerian yang parkirnya paling jelek kecuali Kementerian Agama. Parkirnya saja jelek apalagi menterinya," kata Maman.


Maman tidak membantah maksud dari kritikannya itu, lantaran dirinya digadang-gadang jadi Menteri Agama di kabinet Jokowi-Maruf dari PKB. Namun, dia mengaku tetap menyerahkan sepenuhnya ke presiden Jokowi.

"Tanyain Pak Jokowi, karena sesungguhnya siapapun nanti yang Pak Jokowi tunjuk, dia harus orang yang berani, petarung, dia harus konsisten terhadap NKRI dan Pancasila," kata Maman.

Wasekjen PKB ini juga sempat menyinggung Lukman yang tengah berurusan dengan lembaga antirasuah terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag yang menjerat anggota DPR RI Fraksi PPP M. Romahurmuziy.

"Menteri Agama bukan hanya sekedar bagi-bagi kekuasaan tapi itu (lelang jabatan di Kemenag)," sentil Maman.

Di tempat yang sama, politisi PPP Achmad Baidowi merespons pernyataan Maman. Menurut dia, yang diucapkan wasekjen PKB itu adalah sikap seseorang yang ngebet jadi menteri.

"Iya orang yang mau menggantikan (Menag) harus begitu," ujar Baidowi.

Namun, terkait sindiran Maman yang mengkiatkan Lukman dengan tindak pidana korupsi, Baidowi menegaskan bahwa kinerja Menag tidak bisa dilihat dari satu sisi saja yang dijadikan tolok ukur.

"Kemenag mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP), Pak Lukman juga mendapat penghargaan haji terbanyak dan terbesar di dunia. Saya kira ada sisi positif," demikian Baidowi.

Selain Mamamn dan Baidowi, hadir sejumlah narasumber dalam acara tersebut, politisi Golkar Lawrence Siburian dan politisi PDI Perjuangan Effendi MS. Simbolon.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya