Berita

Diskusi Polemik bertajuk 'Ngebut Munas Parpol Jelang Kabinet Baru'/RMOL

Politik

Effendi Simbolon: Kata Orang, Ketua Umum Golkar Adalah Pak Jokowi

SABTU, 20 JULI 2019 | 11:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gelaran Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar 2019 sedikit banyaknya dapat dipengaruhi oleh Presiden terpilih Joko Widodo lantaran punya kedekatan dengan elite partai pohon beringin.

Politisi PDI Perjuangan Effendi MS. Simbolon berkelakar tentang rencana Munas Golkar yang akan dilangsungkan pada Desember mendatang. Dia menyebut pemilihan ketua umum Golkar ibarat memilih ketua pelaksana harian partai.

"Ya kita memang taunya begitu. Memang Golkar ada ketua umumnya? Kan ketua umumnya Pak Jokowi, itu kata orang," seloroh Effendi di sela-sela diskusi Polemik bertajuk 'Ngebut Munas Parpol Jelang Kabinet Baru' di Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7).


Sebelumnya, Effendi menegaskan bahwa partainya tegas dalam menyatakan sikap politik. Menurutnya, ketua umum partai bukanlah orang suruhan pemerintah karena itu Megawati Soekarnoputri tegas dan dipatuhi oleh kader-kadernya.

"Karena ketua umum partai itu bukan direktur utama, bukan jadi bonekanya pemerintah. PDI Perjuangan punya integritas dan jati diri," kata Effendi.

Pembicara lain dalam diskusi, politis Partai Golkar Lawrence Siburian membenarkan apa yang diungkapkan Effendi. Menurutnya, sosok ketum Golkar yang sekarang Airlangga Hartarto cenderung manut dengan pemerintah.

"Kita ingin ketua umum Partai Golkar itu amodatif ya. Jadi saya kira karakter menteri dengan ketua umum itu berbeda," kata Lawrence.

Narasumber lain selain Effendi dan Lawrence, politisi PKB Maman Imanul Haq dan politisi PPP Ahmad Baidowi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya