Berita

Mardani Ali Sera/Net

Politik

Jadi Oposisi Jalan Keluar Terbaik Menjaga Indonesia

SABTU, 20 JULI 2019 | 02:02 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Umat Islam memiliki tanggung jawab besar pasca Pilpres 2019. Sebagai mayoritas, umat Islam harus membuktikan bahwa bangsa tetap berdiri tangguh setelah terjadi polarisasi politik.

“Walau punya perbedaan politik, tapi tetap memahami semua kompetisi dalam bingkai kebaikan dan persatuan bangsa,” ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dalam kicauannya di akun Twitter pribadi, Jumat (19/7).

Menurutnya, umat Islam harus menunjukkan sikap dewasa dan terdepan dalam memberi contoh mencintai negeri dan menjaga persatuan bangsa. Apalagi, Alquran menyebutnya sebagai umat moderat yang berdiri di tengah dan berlaku adil.


Untuk itu, umat Islam harus bisa siap bekerja sama dengan siapapun dalam kebaikan dan takwa, berbasis aqidah dan akhlaq. Namun demikian, juga tetap harus memiliki prinsip.

“Tugas kita segera mengisi “working ideology Pancasila" menjadi unit aksi. Menjadikan koperasi soko guru perekonomian, memajukan kualitas pendidikan, menegakkan keadilan, hingga hadirkan demokrasi teduh berbasis musyawarah mufakat, kejujuran, dll,” tegasnya.

Pancasila, sambung Mardani, harus dijaga bersama. Sebab dewasa ini sila pertama dan kelima kerap tercoreng. Seperti saat kasus penistaan agama, fitnah radikal terhadap umat, ide pelajaran agama tidak penting, kesenjangan sosial yang tinggi, hingga ketidakadilan penegakan hukum.

Untuk itu, Mardani mengajak umat untuk menjadi oposisi demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik, adil dan makmur.

“Kita mesti segera merapikan diri jaga Indonesia. Menjadi #KamiOposisi adalah salah satu jalan keluar terbaik sambil menunjukkan bahwa kita istiqomah bersama rakyat,” tegasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya