Berita

Gedung KPK/Net

Politik

KPK Ingatkan Pansel Soal Keterwakilan Perempuan

SABTU, 20 JULI 2019 | 00:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK untuk memperhatikan keterwakilan gender dalam bekerja.

"KPK berharap keseimbangan gender juga menjadi perhatian dalam proses seleksi pimpinan," kata Jurubicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/7).

Febri mengatakan, keterlibatan perempuan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia sangat krusial. Peran perempuan bahkan selalu dilibatkan dalam struktural KPK.


"KPK selama ini cukup intens membangun gerakan antikorupsi bersama jaringan-jaringan perempuan seperti, SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi), PIA (Perempuan Indonesia Antikorupsi), dan organisasi lain," kata Febri.

Hal itu tertuang dalam aturan KPK sebagaimana diatur pada 43 ayat (3) UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Keanggotaan Pimpinan KPK. Kemudian, diuraikan kembali dalam Penjelasan UU 30/2002 tentang KPK.

Berdasarkan data yang dihimpun dari 192 orang Capim KPK yang dinyatakan lolos tahap administrasi, hanya ada 12 orang yang berjenis kelamin perempuan.

"Perempuan antikorupsi dari unsur masyarakat, akademisi, polwan, anggota TNI, kepala daerah hingga bidan dan tenaga kesehatan di pelosok-pelosok daerah banyak yang konsen dengan semangat pemberantasan korupsi," demikian Febri.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya