Berita

Rizal Ramli/RMOL

Politik

Rizal Ramli: Kasihan Pak Buwas...

JUMAT, 19 JULI 2019 | 21:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ekonom senior, Rizal Ramli, sempat menyinggung laporannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang korupsi di balik impor pangan.

Rizal menyinggung kasus yang diduga melibatkan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, itu setelah ia memberi keterangan tentang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/7).

Rizal menyatakan, ada indikasi penyalahgunaan wewenang dalam kebijakan impor pangan. Akibat impor beras dan impor garam melebihi kapasitas, banyak petani mengalami kerugian.


"Impor beras kebanyakan, impor garam 1,5 juta ton lebih besar dari seharusnya atau yang diperlukan. Coba saja lihat Bulog, berasnya banyak banget. Jual ke petani enggak laku, itu akan ada financial losses yang dialami Bulog," kata Rizal.

Menurutnya, Bulog dirugikan akibat perbedaan pendapat antara Kementerian Perdagangan yang memilih impor dan Bulog yang kelebihan stok.

"Saya kasihan sama Pak Buwas (Budi Waseso), Dirut Bulog. Dia enggak setuju impor, menterinya (Enggartiasto) tetap saja impor. Tapi kalau ada kerugian finansial, Pak Buwas yang kena. Ini benar-benar enggak adil," ungkap Rizal yang juga pernah menjabat Kepala Bulog.

Rizal bersama kuasa hukumnya mendatangi KPK untuk melaporkan dugaan korupsi di balik kebijakan impor pangan pemerintahan Jokowi-JK pada Selasa 23 Oktober 2018.

Saat itu ia menyatakan dua hal yang harus menjadi fokus KPK dalam dugaan korupsi impor pangan. Dua hal itu adalah kerugian keuangan negara dan kerugian ekonomi negara.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya