Berita

Argo Yuwono/Net

Olahraga

Polda Metro Kerahkan 12 Ribu Anggota Untuk Amankan Laga Persija Vs PSM Makassar

JUMAT, 19 JULI 2019 | 15:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak 12 ribuan petugas gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta kontra PSM Makassar di Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (21/7).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihak Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 12.359 personel gabungan dari TNI-Polri dan unsur Pemprov DKI Jakarta.

"Dengan adanya pertandingan tersebut, dari PMJ menyiapkan 12.359 personel gabungan TNI-Polri dan dibantu Pemda ada dari Dishub, Dinkes," ucap Kombes Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/7).


Argo melanjutkan, nantinya pengamanan akan dibagi menjadi empat ring di sekitaran Gelora Bung Karno.

"Kita bagi 4 ring dalam pengamanan. Yang pertama di dalam stadion dan lingkungan stadion itu ring duanya, di GBK itu ring tiga dan jalan pintu itu ring 4. Rekayasa lalu lintas nanti kita liat apakah diperlukan," jelasnya.

Untuk mengantisipasi adanya kejadian yang tak diinginkan, pihak kepolisian mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai pihak dari Persija Jakarta maupun PSM Makassar.

"Semuanya kita lakukan pengawalan dan semuanya kita koordinasi dengan korlap masing-masing, baik itu dari pemain PSM, penonton PSM, kita koordinasikan, baik kita lakukan pengawalan. Sama juga dari Jakmania yang sampai saat ini info tiket yang terjual 62 ribu," paparnya.

Sehingga, pihak kepolisian mengimbau kepada penonton untuk mentaati peraturan yang ada untuk tetap menjaga keamanan dan ketentraman sejak awal sebelum pertandingan hingga usai pertandingan.

"Imbauan kepada penonton untuk tetap laksanakan atau tidak membawa barang-barang yang dilarang dan tidak lakukan pengerusakan karena itu adalah stadion kebanggan kita, stadion yang sudah diperbaiki dengan uang rakyat, jangan dinodai atau dirusak," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya