Berita

Rizal Ramli/RMOL

Hukum

Rizal Ramli: Jangan Sampai Pimpinan KPK Didominasi Polisi, Bisa Coupe de Grace

JUMAT, 19 JULI 2019 | 11:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sebanyak 192 calon pimpinan KPK yang dinyatakan lolos seleksi administrasi banyak dari unsur kepolisian. Hal itu dinilai dapat berpotensi mengubah peran dan fungsi lembaga antirasuah jika pimpinan KPK yang terpilih nanti berasal dari polisi.

"Pimpinan KPK yang akan datang saya denger banyak calonnya polisi. Itu bisa berubah sama sekali, itu bisa coup de grace ya," ujar ekonom senior Dr. Rizal Ramli di Gedung KPK, Kunungan, Jakarta, Jumat (18/7).

RR biasa akrab disapa memenuhi panggilan penyidik KPK untuk dimintai keterangan terkait kasus korupsi obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).


Dia menjelaskan, salah satu yang melatarbelakangi berdirinya KPK lantaran institusi kepolisian dianggap tidak mampu menangani kasus-kasus korupsi berskala besar. Atas dasar itulah, KPK dibentuk.

"Dulu KPK kan dibikin karena polisi kurang mampu menangani kasus-kasus korupsi besar, dibikin KPK. Tapi kalau nanti pimpinan yang baru banyak polisi, ya itu namanya coup de grace, pelan-pelan KPK-nya akan berubah peranan dan fungsinya. Dan jangan sampai itu terjadi," tegas Rizal.

Sebelumnya, Rizal meminta KPK periode sekarang agar dapat menuntaskan kasus-kasus besar seperti BLBI, Century dan lainnya. Menurut dia, KPK jangan sampai menunda-nunda penuntasan kasus besar hingga periode pimpinan KPK berikutnya.

"Saya ingin mengatakan kepemimpian KPK ini kan sebentar lagi, mohon agar supaya kasus-kasus yang besar yang sudah tahunan, dibukalah terang benderang. Kasus BLBI, kasus Century, kasus apa gitu loh," demikian Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya