Berita

Warga Uighur di Xinjiang China/Net

Dunia

Arab Saudi Bela Surat Bersama Soal Dukungan Atas Kebijakan China Di Xinjiang

JUMAT, 19 JULI 2019 | 06:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi membela surat yang ditandatangani bersama dengan 36 negara lain untuk mendukung kebijakan China di wilayah barat Xinjiang.

Diketahui bahwa pekan lalu, sejumlah negara di Dewan Hak Asasi Manusia PBB menulis sebuah surat bersama yang isinya menyerukan agar China menghentikannya penahanan massal di Xinjiang.

Tidak lama setelah itu, Arab Saudi, Rusia dan 35 negara lainnya menulis surat tandingan yang isinya memuji pencapaian China di bidang hak asasi manusia.


Menjelaskan soal keterlibatan Arab Saudi dalam penandatanganan surat tersebut, Dutabesar Arab Saudi untuk PBB, Abdallah Al-Mouallimi mengatakan bahwa surat itu berbicara tentang pekerjaan pembangunan China.

"Hanya itu yang dibicarakan, itu tidak membahas hal lain," jelasnya.

Dia menegaskan bahwa Arab Saudi merupakan negara yang sangat peduli akan nasib muslim di dunia.

"Tidak ada yang bisa lebih peduli tentang status Muslim di manapun di dunia selain Arab Saudi," katanya.

"Apa yang kami katakan dalam surat itu adalah bahwa kami mendukung kebijakan pembangunan China yang telah mengangkat orang keluar dari kemiskinan," tandasnya.

Namun salinan surat itu, seperti dimuat Reuters (Kamis, 18/7), berisi pernyataan yang menyebut bahwa keamanan telah kembali ke Xinjiang dan hak asasi manusia dari semua kelompok etnis di sana telah dilindungi.

"Menghadapi tantangan besar terorisme dan ekstremisme, China telah melakukan serangkaian tindakan anti-terorisme dan deradikalisasi di Xinjiang, termasuk mendirikan pusat-pusat pendidikan dan pelatihan kejuruan," begitu bunyi surat tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya