Berita

Agus Rahardjo dan Haedar Nashir/Net

Politik

Muhammadiyah Dan KPK Teken MoU Pendidikan Anti Korupsi

KAMIS, 18 JULI 2019 | 13:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menjalin kerjasama di bidang pencegahan dan pendidikan anti korupsi. Hal itu berorientasi dalam rangka membangun budaya anti korupsi di Indonesia.

"KPK menyadari bahwa Muhammadiyah merupakan salah satu mitra strategis yang dapat bersinergi dengan KPK dalam pencegahan dan pendidikan antikorupsi," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di Kantor Pusat PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Kamis (18/7).

Dalam kesempatan itu, Agus Rahardjo dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir  menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait kerjasama pencegahan dan pendidikan anti korupsi.


Agus menuturkan, Indonesia diprediksi berada di posisi keempat di dunia dalam perekonomian di tahun 2050. Karena itu, membutuhkan SDM yang berintegritas dan antikorupsi untuk dapat mewujudkan persaingan global tersebut.

"Dunia pendidikan merupakan core dalam pembentukan karakter SDM berintegritas dan antikorupsi. Fiqih-fiqih dalam ajaran Islam dapat diterapkan untuk mewujudkan masyarakat yang antisuap, antigratifikasi dan antipungli," kata Agus.

Sementara, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam sambutannya mengatakan, pihaknya menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman tersebut.

Menurutnya, kerja sama dengan lembaga antirasuah dapat menjadi pintu amal sholeh bagi warga Muhammadiyah untuk turut andil dalam pencegahan dan pendidikan antikorupsi di Indonesia.

"Muhammadiyah mengajak kepada sebanyak-banyaknya masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam memberantas korupsi dan mencegah korupsi. Ini menjadi semangat mewujudkan Indonesia tanpa korupsi," tutur Haedar.

PP Muhammadiyah, kata Haedar, akan mendukung serta mendorong KPK dalam menjalankan kerja dan fungsinya sebagai lembaga antirasuah. Karenanya, nota kesepahaman tersebut dapat menjadi progress dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Sebab, lanjut Haedar, hampir semua institusi masih sangat rentan dan rawan akan tindak pidana korupsi.

"Masih banyak kerawanan korupsi dari eksekutif, yudikatif, legislatif, TNI, Polri, dan itu yang menjadikan adanya resistansi terhadap KPK," ungkap Haedar.

Lebih lanjut, Agus menambahkan bahwa pihaknya menaruh harapan kepada Muhammadiyah yang merupakan salah satu organisasi masyarakat (Ormas) Islam terbesar dengan jutaan anggotanya dan juga memiliki ribuan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Data PP Muhammadiyah pada Januari 2019 jumlah AUM yang tercatat sebanyak 14.346 di tingkat TK/TPQ ABA-PAUD, 2.604 SD/MI, 1.772 SMP/MTs, 1.143 SMA/SMK/MA, 174 perguruan tinggi, 102 pondok pesantren, 6.270 masjid dan 5.689 musholla.

"Nota kesepahaman ini juga diharapkan menjadi dasar kerja sama antara KPK dan PP Muhammadiyah ke depan," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya