Berita

Kepala BIN, Budi Gunawan/Net

Publika

Embrio Kekuatan Baru

MINGGU, 14 JULI 2019 | 14:31 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan mendadak muncul ke permukaan. MRT Summit is the element of surprise. Semua orang kaget. Irama dikendalikan Prabowo dan Jokowi.

Publik tahu Budi Gunawan faksinya Megawati. Dia menaruh high respect kepada Pak Prabowo. Sedangkan Pramono Anung, bersama Cahyo Kumulo, lebih diidentifikasi sebagai orangnya Jokowi. Sekalipun sama-sama PDI-P.

Sebagai Kepala BIN, artinya Budi Gunawan bagian dari 'deep state', derin devlet, a state within a state.


Selain nama-nama di atas, ada taipan Erik Thohir dan Konsultan Ipong Wahid. Lengkap. Sebuah embrio poros kekuatan baru bisa dibentuk.

Yang bisa dilakukan oleh faksi-faksi destruktif adalah perlemah Pak Prabowo. Sebar fitnah dan hujatan. Panen prakondisi yang disiapkan sejak Fase MK. Bayar orang demo Kertanegara 4. Split antarfaksi pendukung Prabowo.

Gabungan Poros III, Aktifis Frustrasi, Faksi lama dari rezim Jokowi-Jeka yang mental, Poros Parpol ex BPN dan Haters Gerindra bisa menyatu dalam kolaborasi down-grading citra Pak Prabowo.

Manfaatkan emosi. Perkeruh pikiran. Gunakan orang-orang dungu. Naikan fitnah, Prabowo hianati rakyat.

Publik kurang sadar. Memandang Jokowi sebagai monolith entity. Padahal banyak faksi bermain. Misalnya saat kasus pembebasan Ustad Abu Bakar Ba'asyir. Faksi Yusril dipatahkan Wiranto.

Semua faksi bertikai. Menyatu hanya pada saat menghadapi lawan bersama yaitu Poros 02. Setelah itu, bertikai lagi rebutan konsesi. Di situ perjuangan baru Pak Prabowo.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya