Berita

Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Sudah Rahasia Umum Hubungan Megawati Dan Prabowo Sangat Baik

MINGGU, 14 JULI 2019 | 09:33 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kesediaan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Joko Widodo dikecam sementara kalangan yang selama ini memberikan dukungan padanya.

Kecaman pada Prabowo itu disampaikan dalam berbagai bentuk. Mulai dari narasi dalam bentuk teks yang dituliskan di jejaring media sosial, sampai aksi membakar bendera atau spanduk dukungan pada Prabowo.

Intinya, kalangan yang kecewa menilai Prabowo mengingkari janji untuk “timbul dan tenggelam” bersama rakyat dan tidak akan bekerja sama dengan pihak yang melakukan kecurangan dalam penyelenggaraan pilpres yang menurut mereka dipenuhi kecurangan.


Bagi pengamat komunikasi politik Hendri Satrio, pertemuan Jokowi dan Prabowo yang diawali di Stasiun MRT Lebak Bulus sampai Stasiun MRT Senayan dan diakhiri dengan makan siang di Sate Senayan FX Sudirman itu bukan sesuatu yang sulit untuk diprediksi.

Hendri Satrio juga mengatakan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri cukup berperan dalam pertemuan itu.

Bahkan menurutnya, pertemuan Jokowi dan Prabowo itu adalah sebuah keberhasilan Megawati.

“Ada Budi Gunawan. Ada Pramono Anung saat pertemuan
@prabowo @jokowi. Menurut saya ini keberhasilan Megawati menginisiasi pertemuan. Sudah rahasia umum hubungan Prabowo dan Megawati sangat baik,” tulis Hendri Satrio dalam akun Twiter miliknya.

Megawati dan Prabowo pernah berpasangan dalam pemilihan presiden tahun 2009 lalu. Ketika itu, ada tiga pasang capres dan cawapres yang bertarung.

Ketiganya adalah SBY dan Boediono, Megawati dan Prabowo, serta Jusuf Kalla dan Wiranto.

Pasangan SBY dan Boediono menang mudah. Pilpres hanya berlangsung dalam satu putaran.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya