Berita

Jair Bolsonaro/Net

Dunia

Presiden Brasil Tawarkan Pos Dubes AS Pada Putranya

JUMAT, 12 JULI 2019 | 07:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro menawarkan pos jabatan Dutabesar Brasil untuk Amerika Serikat kepada putranya, Eduardo Bolsonaro pada Kamis (11/7).

Bolsonaro mengatakan, penunjukan itu bergantung pada penerimaan oleh Eduardo yang saat ini adalah anggota kongres federal.

"Keputusannya adalah miliknya," kata Bolsonaro kepada wartawan ketika ia meninggalkan sebuah acara di Brasilia.


"Saya tidak ingin memutuskan masa depannya untuknya, jika undang-undang mengatakan dia harus meninggalkan posisinya," sambungnya, seperti dimuat Reuters.

Bolsonaro sendiri diketahui memiliki empat putra dan satu putri dari tiga pernikahannya. Tiga di antaranya aktif mengambil peran dalam dunia politik.

Putra tertua Bolsonaro, yakni Flavio Bolsonaro, memajukan agenda sosial konservatif Bolsonaro sebagai senator.

Sementara itu putranya yang lain, Carlos Bolsonaro adalah anggota dewan kota Rio de Janeiro. Dia telah mengambil peran aktif dalam komunikasi media sosial ayahnya.

Putra ketiganya, Eduaro Bolsonaro kerap memberikan masukan tentang urusan luar negeri.

Setelah Bolsonaro terpilih pada Oktober lalu, Eduardo adalah salah satu utusan pertama yang mendampinginya ke Washington, di mana dia bertemu dengan menantu dan penasihat Trump Jared Kushner.

Mantan penasihat Trump, Steve Bannon menyebut Eduardo adalah pemimpin Amerika Latin dari gerakan organisasi nasionalis sayap kanan.

Selama kunjungan ke Gedung Putih pada bulan Maret lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pujian pada Eduardo, yang duduk di samping ayahnya dalam obrolan Oval Office.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya