Berita

Stefano Cugurra 'Teco'/Net

Olahraga

Liga 1 2019

Bali United Didenda Rp 200 Juta Akibat Ulah Suporter, Coach Teco Titip Pesan

KAMIS, 11 JULI 2019 | 13:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bali United kembali mendapat denda akibat ulah oknum suporter mereka. Akibat ulah segelintir oknum suporter yang menyalakan flare di dalam stadion, Bali United pun didenda Rp 200 juta oleh Komisi Disiplin PSSI.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, sangat menyayangkan ulah oknum suporter tersebut. Karena denda tersebut sangat besar. Andai tidak untuk membayar denda, justru bisa dimanfaatkan untuk kepentingan klub lainnya.

"Pastinya sangat disayangkan bila kami harus mendapat sanksi berupa denda sampai 200 juta. Uang sebesar itu bisa untuk melakukan berbagai hal penting. Seperti renovasi stadion hingga memperbaiki lapangan latihan dan hal-hal lainnya," ucap pelatih yang karib disapa Teco ini, di laman resmi klub.


Teco pun berharap suporter Bali United untuk menyadari kekeliruannya. Serta mengakhiri ulah buruknya dengan menyalakan flare di dalam stadion. Atau ulah buruk lainnya yang berimbas negatif kepada klub.

Pasalnya, jika masih saja nekat menyalakan flare, bukan mustahil klub akan mendapat sanksi yang lebih berat. Ujung-ujungnya klub juga yang akan mendapat kerugian.
 
"Ketika kami harus mendapat sanksi tanpa penonton saat bermain di kandang, pastinya sangat merugikan. Merugikan dari sisi motivasi pemain yang pastinya tidak sebesar ketika didukung suporter. Juga dari sisi bisnis karena tim tidak mendapat pemasukan. Mudah-mudahan ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang lagi," harap Teco.

Tim berjuluk Laskar Serdadu Tridatu ini akan punya satu pertandingan kandang dalam 4 partai ke depan. Yaitu saat menjamu PSS Sleman pada 22 Juli mendatang. Sisanya merupakan laga away melawan Barito Putera (14/7), Persela Lamongan (18/7), dan Persib Bandung (26/7).

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya