Berita

DR. Rizal Ramli/Repro

Politik

Rizal Ramli: Presidential Threshold 20 Persen Pintu Masuk Oligarki Dan Dagang Sapi

RABU, 10 JULI 2019 | 00:24 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Syarat 20 persen suara bagi partai politik atau gabungan partai politik dalam mencalonkan presiden menjadi pintu masuk kaum oligarki untuk mendominasi politik Indonesia.

Pada gilirannya, ketika pemerintahan baru terbentuk, kelompok oligarki ini juga yang mendorong terjadinya politik dagang sapi.

Dengan demikian, apabila Indonesia ingin mendapatkan pemerintah dari proses politik yang sehat, yang bekerja untuk kepentingan rakyat, syarat presidential threshold harus diturunkan ke angka yang memungkinkan figur-figur terbaik ikut dalam kompetisi politik.


Demikian dijelaskan ekonom DR. Rizal Ramli ketika tampil dalam dialog Indonesian Lawyer Club (ILC) di TVOne, Selasa tengah malam (9/7).

“Pembatasan threshold 20 persen membuat capres Indonesia tersandera oleh oligarki politik dan ekonomi. Dukungan partai mesti dibayar dengan ‘dagang sapi’ mentri dan transaksi uang,” ujarnya.

Apabila threshold terutama untuk pemilihan presiden dihapuskan maka rakyat akan memiliki banyak pilihan.

“Banyak calon tidak masalah. Toh pada putaran dua tinggal dua calon. Lalu koalisi terbentuk secara natural, bukan karena uang dan dagang sapi,” demikian Rizal Ramli.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya