Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono/Net

Politik

Gerindra: "Terima Kasih Jokowi" Itu Upaya Direksi Garuda Cari Muka Biar Selamat

SELASA, 09 JULI 2019 | 14:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tulisan ucapan terima kasih kepada presiden terpilih Joko Widodo di maskapai Garuda Indonesia terus menuai kontroversi ditengah masyarakat.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono memaknai bahwa ucapan terima kasih tersebut mengandung makna sebagai upaya mencari perlindungan dari para petinggi Garuda yang tengah tersangkut kasus hukum.

"Saya yakin itu pasti kebijakan Direksi Garuda Indonesia yang lagi cari muka dan cari selamat akibat membuat laporan keuangan Garuda yang direkayasa dan berpotensi terkena pidana," kata Arief kepada Kantor Berita RMOL, Selasa (9/7).


Tak hanya itu, Ketua Umum Serikat Buruh BUMN Bersatu ini juga menyebut tindakan yang tak biasa itu sebagai upaya mencari aman dari kemungkinan pemecatan oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno.

"Itu lagi coba-coba cari moment untuk tidak dipecat semua oleh menteri BUMN," kata Arief.

Soal hiruk-pikuk yang terjadi, ia memandang 'terima kasih Jokowi' tak perlu direspons secara berlebihan. Sebab hal itu hanya agenda sekelompok tertentu agar mendapat perhatian dari Presiden Jokowi.

"Saya rasa enga perlu di protes ya, kan hanya sekadar ucapan saja. Saya rasa Kangmas Joko Widodo juga tidak suka dengan tulisan tersebut, begitu juga para jamaah hajinya karena di luar kebiasaan," demikian Arief.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya