Berita

Meutya Hafid/Kairul Fafri/RMOL

Politik

Meutya Ingatkan Bamsoet: Tidak Perlu Ancam-mengancam, Golkar Ikhlas Dukung Jokowi

SABTU, 06 JULI 2019 | 15:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR, Meutya Hafid mengingatkan kader Golkar yang saat ini menjabat Ketua DPR, Bambang Soesatyo agar tidak menebar ancaman.

Ancaman yang dia maskud terkait pernyataan Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo soal ketua umum Golkar yang baru akan disikat jika tidak mendukung Presiden terpilih Joko Widodo.

"Dukungan itu terhadap pak Jokowi saya rasa selama ini dari Partai Golkar ikhlas. Jadi enggak perlu ancam-mengancam. Selama ini tanpa ancaman-ancaman Golkar sudah sangat solid kepada pak Jokowi," kata Meutya usai diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/7).


Ketua DPP Golkar ini menekankan, selama kepemimpinan Airlangga Hartarto, seluruh kader yang kedapatan tidak segaris dengan arah kebijakan partai telah mendapatkan sanksi mulai dari sanksi dispilin hingga pemecatan.

"Sebelum-sebelumnya kalau ada yang memang mbalelo dari keputusan partai kan ada sanksinya pemecatan dari jabatan-jabatan," pungkas Meutya.

Sebelumnya, Bamsoet yang digadang menjadi caketum Golkar menegaskan dukungan kepada Jokowi hingga 2024 adalah hal yang mutlak.

Hal itu disebutnya merupakan satu dari lima aspirasi pengurus Golkar di berbagai daerah. Karena itu, siapa pun yang terpilih menjadi ketum terpilih pada Musyawarah Nasional (Munas) 2019 tidak boleh mengkhianati aspirasi tersebut.

"Kalau ketua umum nantinya deny (mengingkari), tentu akan kita sikat di tengah jalan," ujar Bamsoet beberapa waktu lalu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya