Berita

Dskusi publik bertajuk "Ribut Rebut Kursi Menteri"/RMOL

Politik

Sodorkan 10 Menteri, Wasekjen PKB: NU Sangat Berjasa Menangkan Jokowi-Maruf

SABTU, 06 JULI 2019 | 11:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belakangan semakin agresif pasca Jokowi-Maruf ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019. Agresifitas itu disinyalir atas kontribusi warga Nahdlatul Ulama (NU) menenangkan paslon 01.

Bahkan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin terang-terangan meminta jatah 10 kursi menteri di kabinet Jokowi-Maruf.

Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Daniel Johan mengatakan, usulan PKB itu bagian dari menyalurkan aspirasi kaum Nahdliyin.


"Kan PKB itu dilahirkan oleh NU, tapi kan PKB bukan NU. Tentu itu suatu yang terpisah. Nah, persoalan ada aspirasi bahwa NU juga bisa diberikan keprecayaan duduk dalam kabinet saya rasa wajar saja. Karena NU kan juga memang bagian yang sangat bekerja keras kemarin," kata Daniel saat diskusi publik bertajuk "Ribut Rebut Kursi Menteri" di Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/7).

Dia juga membantah bahwa ketua umumnya terkesan lebih agresif dalam meminta porsi jatah menteri. Menurutnya, Cak Imin hanya memompa semangat kaum millenial.

"Bukan agresif, tapi dia (Cak Imin) mewakili anak muda yang semangat," kata Daniel.

Sebab, lanjut Daniel, PKB tetap menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi terkait 10 nama calon menteri yang sudh diajukan.

"Ya jadi Cak Imin sudah mengajukan 10 nama ke pak Jokowi, tetapi ya pada akhirnya pak Jokowi yang akan menetukan sendiri," pungkasnya.

Selain Daniel Johan, pembicara lain politisi PDIP Zuhairi Misrawi, politisi Perindo Ricky K. Margono, politisi Golkar Meutia Hafid, pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago, ekonom INDEF Enny Sri Hartati dan kader HMI Saddam Aljihad.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya