Berita

Menhub Budi Karya Sumadi dampingi Presiden Joko Widodo/Net

Nusantara

Dengan Anggaran Rp 500 Miliar, Perluasan Bandara Sam Ratulangi Ditargetkan Selesai Agustus 2020

JUMAT, 05 JULI 2019 | 12:39 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo meminta Bandara Sam Ratulangi Manado lebih diperluas di sela-sela kunjungan kerjanya ke Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Dengan ini pemerintah menargetkan perluasan tersebut akan selesai pada Agustus 2020 mendatang.

"September ini dimulai pengembangan bandara, Agustus 2020 sudah rampung," ujar Presiden Jokowi saat berkunjung ke Manado, Kamis (4/7).

Bandara yang didirikan tentara Jepang pada 1942 ini memiliki landas pacu sepanjang 2.650 m x 45 m dan akan diperpanjang menjadi 2.800 m. Sementara itu, luas terminal saat ini adalah 26 ribu meter persegi dan kapasitas 2,5 juta penumpang per tahun.


Rencananya, perluasan bandara ini akan dikucurkan melalui anggaran sebanyak Rp 500 miliar.

"Dengan pengembangan ini nanti luas terminal penumpang totalnya menjadi 56.000 meter persegi yang bisa mengangkut kurang lebih 6 juta penumpang," lanjut Presiden Jokowi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, perluasan Bandara Sam Ratulangi Manado ditargetkan guna meningkatkan kapasitas, sehingga semakin banyak wisatawan yang dapat berkunjung ke wilayah Sulawesi Utara.

"Dengan perbaikan dan perluasan infrastruktur transportasi seperti bandara ini, maka target kita adalah meningkatkan jumlah wisatawan yang ke sini. Karena daerah Sulawesi Utara ini potensi pariwisatanya sangat tinggi sekali," sebut Menhub yang Presiden, Jumat (5/7).

Selain Menhub turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kunjungan kerja yaitu Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Sekretaris Militer Presiden Marsdya TNI Trisno Hendradi, Staf Khusus Presiden Johan Budi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya