Berita

Joko Widodo, Maruf Amin, dan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Bekas Ketua DPP Gerindra Didorong Masuk Kabinet Jokowi-Maruf

JUMAT, 05 JULI 2019 | 12:14 WIB | LAPORAN:

Presiden Jokowi dikabarkan tengah intens menjalin komunikasi dengan sejumlah partai pendukung Prabowo Subianto agar masuk dalam koalisi pemerintah.

Dalam Pilpres 2019, Prabowo didukung oleh Partai Gerindra, PKS, PAN dan Partai Demokrat

Bulan lalu, Presiden Jokowi sudah memberikan sinyal akan merangkul semua pihak demi kepentingan bangsa. Bahkan membuka diri dari partai manapun untuk bergabung dalam pemerintahan.


Ditambahan pula Presiden jokowi pun memberikan sinyal kuat posisi menteri untuk kaum muda.

Pernyataan Jokowi tersebut mendapat sambutan baik dari koordinator Central Mahasiswa Pro Jokowi-Maruf, Yusuf Aryadi.

Menurutnya, Muhammad Harris Indra sangat layak menjadi bagian dari kabinet Indonesia Kerja jilid 2.

Nama Muhammad Haris Indra sempat jadi perbincangan pada 2014, karena memilih Jokowi. Kala itu dia menjabat sebagai Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Pertahanan.

Pria kelahiran 1985 itu, menurut Yusuf, memiliki pengetahuan di bidang militer dan intelijen.

Yusuf yakin Harris bisa melakukan transformasi sistem pertahanan yang modern, profesional dan terpercaya pada tubuh Kementerian Pertahanan RI.

Di samping itu pula Harris masih mempunyai hubungi emosional bagus sama pendiri-pendiri partai Gerindra.

Ia memprediksi kursi menhan diisi oleh orang sipil seperti Juwono Sudarsono,
Mohammad Mahfud, atau Purnomo Yusgiantoro.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya