Berita

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah/RMOL

Politik

Fahri Hamzah: Parlemen Otomatis Jadi Opisisi

JUMAT, 05 JULI 2019 | 11:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sistem pemerintahan presidensial seperti yang diterapkan di Indonesia pada dasarnya tidak mengenal istilah oposisi dalam artian kelompok di luar pendukung pemerintah.

"Saya sering mengatakan dalam presidensialisme enggak ada oposisi," ujar Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (5/7).

Fahri menjelaskan bahwa sistem presidensil sangat berbeda dengan penganut sistem parlementer. Terutama dalam tata cara pelaksaan pemilihan umum.


"Negara parlementer, rakyat itu cuma milih parlemen. Saya pilih kamu (parlemen) untuk membentuk pemerintahan, pemerintahan itu ada dua kalau dia berkoalisi jadi mayoritas namanya ruling majority, sisanya disebut dengan minority atau oposition," jelasnya.

Mekanisme seperti itu tidak berlaku di Indonesia. Kata Fahri, sesuai sistem presidensil maka rakyat diharuskan memilih wakil di Parlemen dan sekaligus memilih presiden.

Transaksinya, lanjut Fahri, rakyat memilih presiden untuk mengelola keuangan negara. Sedangkan Parlemen dipilih untuk mengawasi jalannya pemerintahan.

"Dalam presidensialisme itu otomatis legislatif itu menjadi oposisi," tutup inisiator ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya