Berita

Rian Ernest/NET

Nusantara

PSI Tuding Proses Pemilihan Wagub DKI Tidak Transparan

KAMIS, 04 JULI 2019 | 17:19 WIB | LAPORAN:

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menganggap proses pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta tidak berjalan transparan. Buktinya masih ada publik yang belum mengetahui sosok kedua Cawagub yang disodorkan PKS tersebut.

Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest mengatakan, hal itu bisa disamakan dengan memilih kucing dalam karung.

"Tapi yang kami minta adalah berikan keadilan, berikan transparansi dalam rangka menjaga kualitas demokratis kita, biar warga juga tidak memilih kucing dalam karung. Karena ini menentukan nasib 10 juta masyarakat DKI Jakarta," kata Rian sebagaimana dikutip dari RMOLJakarta.com. Kamis (4/7).


Keresahan ini muncul, karena PSI menganggap proses panjang selama 10 bulan pasca Sandiaga Uno memilih mendampingi Prabowo Subianto, pencarian Wagub DKI Jakarta terlalu mengulur waktu.

"Ini posisi wagub dari ibukota negara bukan posisi yang main-main dan kita juga nggak anggap remeh," tegas Rian.

Rian berpendapat, salah satu cara memperkenalkan nama Cawagub DKI Jakarta adalah membuka hasil fit and proper test yang sempat dilakukan oleh dua partai pengusung PKS dan Gerindra.

"Kalau perlu dibuka (fit anf proper test)," tutup Rian.

Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Sianipar dan perwakilan caleg PSI beserta pengurus.

Diketahui, mantan Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto disodorkan parpol pengusung untuk mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga 2022.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya