Berita

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno/Net

Politik

Pesan Seorang Teman

KAMIS, 04 JULI 2019 | 13:58 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

SEORANG teman bertanya, "Siapa Poros III itu?"

Poros III = Anti Jokowi sekaligus Ngga Pro Prabowo.

Dia ngejar lagi, "Contohnya?"


Saya jawab cari sendiri. Saya tidak sedang membicarakan person to person. Sekali pun saya tau mastermind-nya. Seseorang bernama "Peter" dari Langley. Operator lokalnya berinisial "P".

Mereka tidak mau Jokowi karena dinilai dekat dengan Beijing. Tidak juga dukung Pa Prabowo karena dinilai dekat dengan Islam.

Malam sebelumnya, teman lain minta tolong sampaikan kepada Pa Prabowo dan Bang Sandi. Pesannya: "Jangan sia-siakan perjuangan kami".

Sedetik sebelum pesan itu saya forward ke segenap pimpinan DPP Gerindra, saya menarik nafas. Ada sedikit ganjalan.

Sungguh saya malu bila mengatakan seperti itu. Seolah-olah Pa Prabowo dan Bang Sandi perlu diajarin. Padahal sudah berkali-kali mereka tunjukan. Pa Prabowo tenggelam bersama rakyat.

Perjuangan dan Pengorbanan Pa Prabowo dan Bang Sandi jauh lebih besar.

Waktu, tenaga, pikiran, uang dan segalanya. Demi rakyat. Demi masa depan negeri.

Medsos rame. Hiruk pikuk. Lapangan sepi. Pa Prabowo dan Bang Sandi diatur-atur. Harus begini dan begitu. Di-bully. Difitnah. Dicaci-maki lewat kasak kusuk.

Partai Gerindra diserang. Padahal keputusan apa pun belum ada. Teori politik mengatakan sebuah partai bisa beroposisi seandainya Ketua Umum diplot jadi Capres pada next election. Bila tidak, lazimnya harus masuk pemerintahan. Pro & Kontra pasti ada.

Tendensi sebagian teman di Partai Gerindra mengarah ke oposisi walaupun akhirnya mereka akan tunduk dan patuh pada keputusan yang diambil Ketua Umum. Karena ada situasi extra lazim di Indonesia, Kalkulasinya harus matang.

Kali ini, biarlah Pa Prabowo berpikir dengan tenang. Saya percaya full. Mereka lebih tahu yang terbaik. Informasi mereka lebih komplit dan utuh.

Apa pun keputusan Pa Prabowo dan Bang Sandi, saya dukung penuh. Tegak lurus. Saya tidak akan menjadi bagian dari Para Penghianat dan Munafik Poros III. Mereka yang di mulut Pro Prabowo tapi lain dalam aksi.


Penulis merupakan kolumni dan aktivis Komunitas Tionghoa Antikorupsi


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya