Berita

Foto:RMOL

Nusantara

Sering Tawuran, Polisi Diminta Patroli Di Lampu Merah Royal

KAMIS, 04 JULI 2019 | 10:48 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Warga dan para pengendara yang melintas di perempatan lampu merah, Jalan Gedong Panjang, Jakarta Utara, merasa resah.

Pasalnya, perempatan lampu merah yang tak jauh dari lokasi hiburan malam Royal di Kelurahan Penjaringan itu kerap dijadikan ajang tawuran.

Pantauan Kantor Berita RMOL, Kamis dinihari (4/7), dua kelompok anak baru gede (ABG) terlibat tawuran di perempatan lampu merah tersebut.


Supardi warga sekitar mengatakan, tawuran kelompok anak-anak remaja di perempatan lampu merah Royal kerap terjadi pada jelang subuh hari.

"Bisa dibilang tiap jelang subuh terjadi tawuran di lampu merah ini. Biasanya memang setiap malam Kamis seperti ini dan malam Minggu," ujar Supardi saat berbincang dengan redaksi.

Dia berharap aparat kepolisian Polsek Metro Penjaringan dan Polsek Tambora sering melakukan patroli di perempatan lampu merah tersebut. Sebab, anak-anak yang biasa tawuran di lampu merah Royal itu juga sampai di halte TransJakarta.

"Anak-anak yang biasa tawuran di lampu merah Royal itu juga sampai ke halte Busway ini. Terowongan rel kereta kesini kan masuk Jakarta Barat. Lampu merah itu Jakarta Utara. Jadi ya harus Polsek Tambora dan Polsek Metro Penjaringan yang melakukan patroli," kata dia.

Supardi pun menyayangkan pihak kepolisian yang terkesan tidak serius mencegah terjadinya tawuran di sekitaran lampu merah, Jalan Gedong Panjang.

"Karena pihak kepolisian Polsek Metro Penjaringan dan Polsek Tambora selalu datang saat terjadi tawuran. Kadang tawuran sudah usai, polisi baru datang. Seharusnya, kepolisian dapat mencegah sebelum anak-anak terjadi tawuran anak," ujarnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya