Berita

Armidis Fahmi/Net

Nusantara

Eks Ketum Himboja Dorong Fachrori Umar Maju Di Pilgub Jambi

RABU, 03 JULI 2019 | 18:27 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Gubernur Jambi incumbent Fachrori Umar didorong maju kembali sebagai gubernur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2020-2025.

Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Bungo Jabodetabek (Himboja), Armidis Fahmi menjadi salah satu yang mendorong agar Fachrori Umar maju kembali pada Pilgub Jambi 2020. Alasannya, karena Fachrori sangat dicintai masyarakat.

"Masyarakat masih menginginkan Fachrori tetap maju dalam Pilgub Jambi 2020 nanti," ujar Armidis kepada Kantor Berita RMOL di Jakarta, Rabu (2/7).


Midis, pun merinci kekuatan Fachrori dibanding kandidat lain yang digadang-gadang maju dalam pilgub mendatang.

Menurutnya, selain dikenal sebagai politisi, Fachrori Umar juga merupakan tokoh agama yang disegani. Dari sisi pendidikan, latar belakang Fachrori berasal dari seorang santri. Itu menjadi modal utama untuk maju lagi sebagai gubernur.

Pasalnya, lanjut Midis, Jambi masih membutuhkan sosok pemimpin seperti Fachrori, yang memiliki latar belakang pengalaman dan pemahaman agama yang baik.

"Latar belakangnya juga sebagai santri. Dia sosok pemimpin yang apa adanya, menandakan kematangannya sebagai seorang pemimpin," ujar aktivis HMI Cabang Ciputat tersebut.

Midis menegaskan, pemimpin Jambi semestinya tidak hanya mahir dalam taktik politik. Di tengah kemerosotan moral seperti sekarang, jebolan UIN Jakarta ini menilai, perlu kehadiran pemimpin yang memiliki integritas dan teladan yang baik.

Sebab, menurut Midis, pemimpin perlu disokong oleh teladan yang baik kepada masyarakat. Tidak cukup hanya politisi, tapi juga integritas.

"Fachrori Umar sudah memberi teladan itu dalam kepemimpinannya," kata alumnus pesantren Musthafawiyah itu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya