Berita

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa/RMOL

Politik

Gubernur Khofifah: Saya Tidak Tambah Pernyataan Baru

RABU, 03 JULI 2019 | 18:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa baru saja usai menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (KPK) Jakarta Pusat, Rabu sore (3/7).

Khofifah bersaksi untuk dua orang terdakwa kasus dugaan jual beli jabatan di Kementerian Agama yakni Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kakanwil Kemenag Gresik Muafaq Wirahadi.

Tidak banyak kata yang diungkapkan oleh mantan Menteri Sosial itu saat ditanya terkait kesaksiannya dalam persidangan. Dia tidak ingin berkomentar dan hanya menyebut tidak ada yang perlu ditambahkan terkait kesaksiannya.


"Saya sudah memberikan kesaksian di bawah sumpah. Silahkan teman-teman akses dari yang tadi teman-teman dengarkan (di persidangan). Saya enggak nambah pernyataan baru, cukup seperti yang tadi saya sampaikan," ujar Khofifah kepada awak media yang telah menunggu di pintu keluar ruang sidang.

"Suwun ya," imbuhnya sambil berjalan meninggalkan awak media.

Dalam persidangan, Khofifah membantah telah merekomendasikan Haris kepada anggota DPR dari Fraksi PPP M. Romahurmuziy alias Romi agar terpilih menjadi Kakanwil Kemenag Jatim.

"Tidak," kata Khofifah menjawab pertanyaan Jaksa KPK Abdul Basir yang mengkonfirmasi terkait dugaan pemberian rekomendasi, di Ruang Sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (3/7).

Dalam perkara ini, Haris didakwa menyuap Romi dan Menag Lukman senilai Rp 355 juta. Romi disebut menerima uang Rp 255 juta sedangkan Lukman Rp 70 juta. Sementara Muafaq didakwa menyuap Romi senilai Rp 91,4 juta.

Mereka diduga berupaya menyuap untuk memuluskan proses pengisian jabatan di lingkungan Kemenag Jatim dan Gresik.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya