Berita

Jubir KPK, Febri Diansyah/RMOL

Hukum

7 Capim KPK Dari Polri Belum Lapor Harta Kekayaan

RABU, 03 JULI 2019 | 02:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaruh harapan besar kepada Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan KPK untuk benar-benar menjaring Capim KPK. Terutama menenkankan pentingnya tertib melaporkan Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN).

Begitu kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Selasa (2/7) malam. Bahkan Febri menyebut berdasarkan data LHKPN, sejumlah Perwira Tinggi (Pati) Polri belum melaporkan harta kekayaannya kepada KPK.

Seperti Antam Novambar yang memiliki harta kekayaan sebesar Rp 6.647.673.793 dan Dharma Pongrekum tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 9.775.876.500 terlambat lapor LHKPN 2019.


Institusi tersebut menjadi perhatian lantaran bursa calon pimpinan KPK juga akan disaring dari korps Bhayangkara. KPK mengingatkan kepada para penyelenggara negara terutama yang ingin mencalonkan diri sebagai Capim KPK agar patuh lapor LHKPN.

"Jadi ada kewajiban bagi penyelenggara negara untuk melaporkan kekayaannya pada saat menjabat. Kalau kekayaan tahun 2018, maka pelaporan itu sebenarnya harus dilakukan dari Januari sampai dengan 31 Maret tahun 2019," ujar Febri.

Sementara, lanjut Febri, tujuh orang PATI Polri lainnya yang disebut-sebut akan ikut mendaftar menjadi Capim KPK Jilid V ini tercatat belum lapor LHKPN.

"Tujuh orang belum melaporkan kekayaannya secara periodik untuk tahun kredit 2018," demikian Febri.

Di sisi lain, Polri membantah bahwa perwira tinggi yang mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi Capim KPK belum melapor LHKPN kepada KPK.

Menurut Dedi, semua PATI Polri dipastikan pernah melaporkan LHKPN. Karena itu, lanjut Dedi, sembilan PATI Polri yang mengikuti seleksi Capim KPK sudah melaporkan LHKPN.

"Semua sudah (melaporkan LHKPN), enggak mungkin (belum melaporkan)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya