Berita

Bupati Banyuwangi Anas di forum bank dunia/Ist

Nusantara

Isi Forum Bank Dunia, Bupati Anas: Pariwisata Terbukti Menghadirkan Kesejahteraan

SELASA, 02 JULI 2019 | 23:24 WIB | LAPORAN:

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas diundang World Bank (Bank Dunia) di forum peluncuran laporan "Indonesia Economic Quarterly" guna memaparkan pengembangan pariwisata berkelanjutan di daerahnya. Anas menekankan pentingnya pariwisata bisa mendorong berjalannya fungsi keberlanjutan kawasan, kesejahteraan rakyat, sekaligus pelestarian budaya.

“Baru saja di forum World Bank kami paparkan pengalaman Banyuwangi dengan kunci utamanya adalah pariwisata yang menyejahterakan sehingga dampak ikutannya adalah terjaganya keberlanjutan kawasan dan pelestarian budaya karena rakyat merasakan dampak kesejahteraan,” ujar Bupati Anas, Selasa (2/7).

Dengan kesejahteraan masyarakat, kata Anas, maka apapun program yang dijalankan pemerintah akan berjalan dengan sukses.


“Tentu di Banyuwangi ada program yang sukses, ada yang kurang. Semua berproses. Tapi secara umum, ekonomi rakyat naik karena pariwisata,” imbuhnya.

Forum tersebut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste, Rodrigo A. Chaves; Deputi Kemenko Kemaritiman, Syafri Burhanudin; dan Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia, Frederico Gil Sander.

Berdasarkan data BPS, pendapatan per kapita masyarakat Banyuwangi melonjak 134 persen dari Rp 20,8 juta pada 2010 menjadi Rp 48,7 juta pada 2018. Adapun kemiskinan Banyuwangi yang sebelumnya selalu dua digit berhasil ditekan hingga kini di level 7 persen.

“Peningkatan income per kapita dan penurunan kemiskinan salah satu pendorong utamanya adalah pariwisata,” ujarnya.

Anas mengatakan, dengan pelibatan masyarakat serta terdistribusinya kesejahteraan, pariwisata bisa mewujudkan visi berkelanjutan secara ekologis. Contoh nyatanya adalah destinasi Bangsring Underwater, di mana warga yang semula mengebom ikan kini menjadi pengelola destinasi konservasi bahari tersebut.

“Di Bangsring Underwater warganya luar biasa. Istilahnya dulu warga di sana mengebom ikan untuk membeli roti, sekarang beli roti untuk memberi makan ikan. Itu karena pariwisata terbukti menyejahterakan,” paparnya.

Dia menambahkan, aspek penting yang juga menjadi indikator pariwisata berkelanjutan adalah lestarinya seni-budaya rakyat. Di Banyuwangi, berbagai seni-budaya berbasis kearifan lokal rakyat tumbuh subur, sebagian besar difasilitasi pemerintah daerah lewat festival skala nasional dan internasional.

“Tari Gandrung misalnya, dirayakan lewat Festival Gandrung Sewu yang diikuti ribuan penari dan dibanjiri wisatawan. Kearifan lokal sejak ratusan tahun lalu digelar semarak, selain wujud penghargaan terhadap tradisi, itu juga menjadi sarana menjaga keberagaman dan bahkan menggerakkan ekonomi dengan hadirnya wisatawan,” jelas Anas.

Anas mengatakan, dengan kebijakan pariwisata berkelanjutan itulah, Banyuwangi diganjar penghargaan kebijakan pariwisata terbaik dari Badan Pariwisata PBB (UNWTO).

“Di forum Bank Dunia kami juga mengundang para pemimpin mereka, ekonom, analis ekonomi, pemangku kepentingan lain untuk datang ke Banyuwangi. Alhamdulillah responsnya bagus. Beberapa duta besar yang hadir di forum Bank Dunia itu juga akan berkunjung ke Banyuwangi,” pungkas Anas.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya