Berita

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita/Net

Politik

Hari Ini, KPK Panggil Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

SELASA, 02 JULI 2019 | 10:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita pada hari ini, Selasa (2/7).

Enggar dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan suap kerja sama pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pillog) dan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Indung (IND) pihak swasta," ujar Jurubicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/7).

Selain Menteri Enggar, KPK juga memanggil seorang notaris bernama Dyna Mardiana. Selain itu, juga memanggil empat orang dari pihak swasta, Andriyan Fauzi Nasution, Harisman, Zulkarnaen Nasution, dan Jummy Samudera.

Selain Menteri Enggar, KPK juga memanggil seorang notaris bernama Dyna Mardiana. Selain itu, juga memanggil empat orang dari pihak swasta, Andriyan Fauzi Nasution, Harisman, Zulkarnaen Nasution, dan Jummy Samudera.

Dalam kasus ini, KPK pernah melakukan penggeledahan di ruang kerja Mendag Enggartiasto. Dari ruang Mendag, KPK menyita sejumlah dokumen, termasuk dokumen terkait Peraturan Menteri Perdagangan tentang gula rafinasi.

KPK juga pernah menggeledah rumah Enggartiasto, namun tidak menyita apapun.

Sementara Bowo Sidik diduga meminta fee kepada PT HTK untuk biaya angkut pupuk yang diterima dengan komitmen fee sebesar 2 dolar AS per metric ton. Bahkan, Bowo Sidik diduga telah menerima sebanyak tujuh kali hadiah maupun dugaan suap dari PT HTK.

Adapun, uang suap dan gratifikasi yang diterima Bowo Sidik dari PT HTK maupun pihak lainnya telah diamankan KPK sebesar Rp 8 miliar. Uang tersebut berhasil dihimpun oleh Bowo Sidik untuk kepentingan serangan fajar di Pemilu 2019.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya