Berita

Syafruddin/Net

Hukum

RS Polri Harus Terbuka Soal Kasus Ibu Bawa Anjing Masuk Masjid

SENIN, 01 JULI 2019 | 11:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jangan ada yang ditutupi dalam proses penanganan kasus perempuan yang membawa anjing masuk ke dalam masjid bernama Suzethe Margaret (SM). Termasuk, bagaimana hasil pemeriksaan kondisi kejiwaan perempuan berumur 52 tahun itu.

Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI) Komjen (Purn) Syafruddin berharap polisi bisa memastikan kejiwaan SM.

"Perlu kita lihat apa orang ini gila betul, silakan cek. Media bisa mengakses itu. Saya minta kepada RS Polri untuk berikan akses kepada media, terutama umat Islam yang mau cari tahu tentang berita apa yang sebenarnya terjadi," kata Syafruddin di Kantor DMI, Jakarta, Senin(1/7).


Bahkan, sambung mantan Wakapolri ini, dia telah menghubungi langsung Kapolres Bogor AKBP AM Dicky untuk memastikan kondisi SM yang saat ini tengah diperiksa kejiwaannya di RS Polri Kramat Jati.

Agar kasus ini terang benderang, Syafruddin juga meminta agar media terus memonitor perkembangan demi perkembanganya.

"Datangi itu dokternya. Supaya dia konpers, sampaikan apa labil itu. Kalau hanya labil, nanti ada lagi fitnah baru. Maka itu saya tekankan tadi, saya telepon tadi (Kapolres Bogor Kabupaten) menjelang saya ke sini, bahwa harus terbuka," jelasnya.

Jika tidak, dia khawatir dengan kejadian-kejadian serupa seperti peristiwa perusakan masjid yang terjadi di Jawa Barat dan Jawa Timur, serta penyerangan ustaz dan ulama di Majalengka.

"Waktu itu saya Wakapolri saya turun ke masjid, saya turun, saya datangi korban-korbandan liat pelakunya. Supaya terbuka," demikian Syafruddin.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya