Berita

Hukum

Laode M Syarif: Tidak Masuk Akal Jika KPK Permalukan Kejaksaan

MINGGU, 30 JUNI 2019 | 02:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara terkait tudingan dari Anggota Komisi III Taufiqul Hadi yang menyebut KPK telah mempermalukan instansi Kejaksaan lantaran telah mengambil alih tugas penindakan dua oknum Jaksa yang tertangkap tangan KPK.

Dua oknum Jaksa itu adalah Kasi Kamnegtibum TPUL Kejaksaan Tinggi DKI, Yuniar Sinar Pamungkas dan Kasubsi Penuntutan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Yadi Herdianto.

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif menegaskan bahwa pihaknya hanya melakukan penegakan hukum. Apalagi, kata dia, penangkapan dua oknum Jaksa itu dilakukan secara kolaborasi dibantu oleh tim dari Kejaksaan Agung.


Menurut Laode, tudingan semacam itu disebutnya sama sekali tak berdasar.

"Bukan untuk mempermalukan tapi itu adalah penegakan hukum kan. Masa tujuannya mempermalukan, itu saya pikir salah," kata Laode di Gedung KPK, Sabtu (29/6).

Laode menuturkan, pihaknya bersama Kejaksaan selalu melakukan kerja sama dalam menangani perkara tindak pidana korupsi hingga tuntas. Karena itu, pihaknya juga pasti melibatkan penegak hukum dari instansi lain, termasuk dengan Kejagung.

"Saya pikir itu suatu hal yang tidak masuk akal bahwa penegakan hukum untuk penegak hukum yang lain itu adalah tujuan untuk mempermalukan, saya pikir itu salah," kata Laode.

Hal senada juga ditegaskan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejagung, Jan S Maringka yang duduk berada di sebelah Laode saat konfrensi pers terkait OTT Kejati DKI Jakarta. Menurut dia, KPK dan Kejagung telah lama melakukan sinergisitas dalam mengungkap dan menuntaskan kasus-kasus dugaan tindak pidana korupsi.

"Tadi menyampaikan bahwa masalah kerja sama ini bukan pertama kali. Untuk konteks kerja sama kami banyak melakukan, yaitu koordinasi dan supervisi terus menerus," demikian Jan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya