Berita

Prabowo dan Sandiaga Uno/Net

Politik

Tidak Ada Ucapan Selamat Untuk Jokowi Dalam Pidato Prabowo

KAMIS, 27 JUNI 2019 | 22:25 WIB | LAPORAN:

Calon Presiden Prabowo Subianto menyampaikan tanggapannya atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019.

Prabowo yang didampingi Cawapres Sandiaga menyampaikan, pihaknya menerima dan patuh pada konstitusi meski keputusan yang dibacakan oleh Ketua MK Anwar Usman yang menolak seluruh permohanan Pemohon itu mengecewakan.

"Maka dengan ini, kami menyatakan menghormati hasil keputusan Mahkamah Konsitusi tersebut," ujar Prabowo dalam jumpa pers di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/6).


Dalam kesempatan tersebut, Prabowo sama sekali tidak menyampaikan ucapan selamat kepada Paslon 01 Jokowi-Maruf yang sebelumnya telah ditetapkan menang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Prabowo hanya menyampaikan terima kasih baik kepada partai Koalisi Indonesia Adil-Makmur, relawan dan seluruh pendukung yang memilih dirinya dan Sandiaga Uno dalam Pilpres 17 April 2019 lalu.

Tak hanya itu, Eks Danjen Kopassus juga menyebut masih akan berkonsultasi dengan tim hukum terkait langkah hukum selanjutnya yang mungkin masih bisa ditempuh. Selain itu, ia menegaskan akan segera konsolidasi dengan partai pendukung guna menentukan langkah politik berikutnya.

Menurut Prabowo, perjuangan mewujudkan cita-cita besar pendiri bangsa dalam kaitannya mencapai kemerdekaan di bidang politik, ekonomi dan budaya masih bisa ditempuh melalui lembaga lain, seperti parlemen.

Sebelumnya, Ketua MK Anwar Usman membacakan putusan yang memutuskan menolak seluruh permohonan yang diajukan Prabowo-Sandi. Putusan dibacakan dalam sidang di Gedung MK hari ini, (Kamis, 27/6) pukul 21.16 WIB.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya