Berita

Ilustrasi Transjakarta/Net

Nusantara

Jelang Putusan MK, Empat Koridor Transjakarta Ini Dialihkan

KAMIS, 27 JUNI 2019 | 11:22 WIB | LAPORAN:

Empat koridor bus Transjakarta dialihkan jelang sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 yang akan dilangsungkan Kamis (27/6) hari ini.

Pengalihan koridor ini berkenaan dengan sejumlah ruas jalan seputaran Gedung MK yang ditutup dan sebagian dialihkan.

"Ada koridor yang dialihkan seperti Koridor 1, Koridor 5A, dan Koridor 2, kawasan Dukuh Atas serta beberapa plang berhenti juga tidak dilalui," kata Dirut PT Transjakarta, Agung Wicaksono dilansir RMOLJakarta, Kamis (27/6).


Berikut koridor yang dialihkan:

Koridor 1 arah Kota - Blok M dengan rute yang dilalui Blok M - Sarinah - Traffic Light Sarinah keluar jalur - Traffic Light Bank Indonesia belok kiri - Jalan Kebon Sirih - Hotel Milenium belok kiri - Jalan Fachrudin - Jati Baru lurus - Jalan Cideng Barat - Traffic Light Tarakan belok kanan - Halte Petojo - Traffic Light Harmoni belok kiri - Harmoni - Kota.

Koridor 5A arah Grogol 1 dari Kampung Melayu normal sampai Sarinah - Traffic Light Sarinah ke luar jalur - Traffic Light Bank Indonesia - Jalan Kebon Sirih - Hotel Milenium belok kiri - Jalan Fachrudin - Jati Baru lurus - Jalan Cideng Barat - Traffic Light Tarakan belok kanan - Halte Petojo - Traffic Light Harmoni belok kiri - jalur reguler Harmoni - normal ke Grogol 1.

Koridor 2 arah Pulo Gadung dengan jurusan/ rute Harmoni- Pejambon - Pasar Baru - Lapangan Banteng - Pejambon - Tugu Tani - Senen - Pulo Gadung.

Adapun rute yang tidak dilalui oleh Transjakarta Koridor 2 yakni Monas, Balai Kota, dan Gambir 2.

Sementara itu, koridor pengalihan kawasan Dukuh Atas dengan rute Traffic Light Bank Indonesia belok kiri - Jalan Kebon Sirih - Hotel Milenium belok kiri - Jalan Fachrudin - Jati Baru lurus - Jalan Cideng Barat - Traffic Light Tarakan belok kanan - Halte Petojo - Traffic Light Harmoni belok kiri - Harmoni - Kota.

Adapula beberapa kawasan yang tidak dilalui bus Transjakarta yakni plang stop Indosat, plang stop Monas, plang stop RRI, dan plang stop Majapahit.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya