Berita

UNRWA/Net

Global

UNRWA Berhasil Galang Dana USD 110 Untuk Palestina Pasca Ditinggal AS

RABU, 26 JUNI 2019 | 08:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan PBB untuk para pengungsi Palestina berhasil mengumpulkan 110 juta dolar AS dalam janji pendanaan. Dana itu membantu menutup kesenjangan anggaran yang tersisa setelah Amerika Serikat memangkas kontribusinya pada 2019 menjadi nol.

Komisaris jenderal Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), Pierre Krahenbuhl, mengatakan pada hari Selasa (25/6) bahwa pihaknya masih membutuhkan lebih banyak dana bantuan untuk memenuhi anggaran tahunannya sebesar 1,2 miliar dolar AS.

"Jumlahnya sangat bagus, tapi kami jelas membutuhkan lebih banyak uang. Kami tidak keluar dari hutan dengan imajinasi," kata Krahenbuhl kepada setelah acara di markas PBB di New York, seperti dimuat Al Jazeera.


Krahenbuhl berterima kasih kepada para donor dan mendesak lebih banyak bantuan untuk membantu penduduk Gaza musim panas ini dan mungkin tidak dapat membuka sekolah pada akhir Agustus.

"Kami telah menyerukan pencairan awal dana ini," kata Krahenbuhl.

"Itu akan menjadi langkah yang sangat penting dalam menghindari krisis musim panas yang telah kita rujuk sehubungan dengan bantuan makanan di Gaza, tetapi juga prospek membuka tahun ajaran sekolah tepat waktu untuk setengah juta anak laki-laki dan perempuan," sambungnya.

Dia mengatakan tidak jelas persis berapa banyak lagi yang perlu ditingkatkan, tetapi dia akan melakukan kunjungan penggalangan dana ke negara-negara donor sepanjang tahun dan berharap untuk mendapatkan janji tambahan di Majelis Umum PBB pada bulan September mendatang.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya