Berita

Ketua Umum PP Fatayat NU, Anggia Ermarini/Net

Politik

Perempuan Rentan Jadi Korban Tapi Juga Terdepan Selesaikan Konflik

SELASA, 25 JUNI 2019 | 18:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pimpinan Pusat Fatayat Nahdatul Ulama (PP Fatayat NU) mengimbau seluruh elemen perempuan untuk mempererat persatuan dan move on dari segala bentuk perselisihan.

Ketua Umum PP Fatayat NU, Anggia Ermarini mengajak seluruh kader Fatayat NU dan perempuan Indonesia untuk melupakan segala perbedaan politik yang terjadi saat Pemilu serentak 2019 untuk bersama-sama kembali fokus membangun bangsa melalui isu-isu perempuan dan anak.

Ajakan itu disampaikan Anggia dalam sambutannya pada acara Halal Bihalal dan Silaturahmi Nasional PP Fatayat NU 2019 di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa siang (25/6). Selain perwakilan organisasi perempuan Islam, halal bihalal juga dihadiri organisasi perempuan lintas agama.


"Perempuan sangat rentan menjadi korban konflik, tetapi perempuan juga yang selalu terdepan menginisiasi penyelesaian konflik," kata Anggia.

Dia menyebutkan, momen halal bihalal bagi Fatayat NU tidak hanya sekedar momen saling memaafkan dan mengakhiri segala bentuk perselisihan perbedaan.

"Tetapi lebih dari itu, momen halal bihalal adalah momen untuk berkumpul, berkolaborasi dan bekerjasama antar stakeholders dalam meningkatkan peran membangun bangsa," ujar Anggia.

Halal bihalal juga dihadiri oleh Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj, penceramah kondang Gus Muwafik, perwakilan duta besar dari beberapa negar sahabat Amerika Serikat, Australia, Inggris, Iran, Jepang, Saudi Arabia, dan Taiwan, serta beberapa perwakilan kementerian dan mitra kerja Fatayat NU.

Ketua umum PBNU mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan PP Fatayat NU untuk merajut kembali tali silaturahmi antar anak bangsa yang tentu akan memberika kontribusi positif untuk pembangunan bangsa.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya