Berita

Gedung MK/RMOL

Politik

SENGKETA PILPRES

Imbauan PA 212 Kepada Masyarakat Yang Ikut Aksi Di MK

SENIN, 24 JUNI 2019 | 18:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) mengimbau kepada massa yang akan ikut aksi di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) untuk tidak melanggar peraturan serta menjaga situasi tetap tertib dan damai.

Jurubicara PA 212, Novel Bamukmin mengatakan, aksi yang akan dilakukan di depan gedung MK maupun di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Rabu (26/6) nanti merupakan bukanlah urusan politik.

"Imbauan massa datang untuk kita sama-sama hadir bahwa ini kita bukan urusan politik lagi, urusan politik itu urusan partai, kita saat ini bukan urusan politik kita bukan urusan partai tapi kita terpanggil sebagai orang-orang beriman membela agama Allah untuk tegaknya keadilan karena ini pesan-pesan agama, pesan-pesan Pancasila bahwa Pancasila itu berkeadilan," ucap Novel Bamukmin kepada Kantor Berita RMOL, Senin (24/6).


Pada aksi nanti, pihaknya berharap massa yang akan hadir mengawal keputusan MK untuk datang secara tertib dan menjaga kondisi aksi secara damai.

"Kan kita harus tegakkan nilai-nilai itu untuk masyarakat datang dengan tertib dan damai begitu juga jangan melanggar daripada peraturan yang ada apalagi melakukan tindakan-tindakan yang melanggar daripada hukum pidana," jelasnya.

Aksi nanti direncanakan akan dilakukan doa bersama untuk majelis hakim MK serta untuk masyarakat Indonesia untuk tetap dipersatukan.

"Hadir dengan tertib membawa kesejukan kita berdoa, berdzikir, bersholawat bersama, kita doakan semoga hakim MK ini diberikan kekuatan oleh Allah dan rakyat Indonesia dipersatukan, himbauan kita untuk sama-sama kita hadir berdoa, berdzikir dan bersholawat untuk keselamatan negara dan bangsa," katanya.

Sehingga, PA 212 mendukung secara penuh rencana pihak kepolisian yang akan melakukan razia terhadap massa yang akan menuju Jakarta untuk ikut aksi didepan gedung Bawaslu. Namun, dia berharap polisi tidak melerang masyarakat yang ingin aksi.

"Silahkan saja kepada kepolisian untuk merazia bagi mereka yang melanggar pidana, (membawa) senjata tajam dan sebagainya silahkan dirazia. Adapun massa yang mereka datang, yang mereka cinta damai, yang mereka ingin menyampaikan hak-haknya sebagai warga negara Indonesia untuk membela bangsa dan negara ini tolong dipersilahkan saja karena mereka memenuhi syarat tidak menggangu ketertiban berkendara dengan mengikuti aturan dipersilahkan," pungkas Novel Bamukmin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya