Berita

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto/Net

Politik

Bebaskan Soenarko, Panglima TNI Jaga Harga Diri Dan Harkat Martabat Korps

SENIN, 24 JUNI 2019 | 17:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tingginya jiwa korsa (korps dan satuan) prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak diragukan lagi. Itu yang bisa dilihat dari kasus dugaan kepemiliki senjata api dan makar yang menjerat mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko.

Sempat ditahan karena berstatus tersangka, akhirnya Soenarko bebas setelah mendapat jaminan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan beberapa seniornya seperti Mayjen TNI (Purn) Prabowo Subianto dan Jenderal TNI (Purn) Luhut B. Pandjaitan.

Pengamat politik dari Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan, dalam internal TNI apalagi Kopassus, kasus Soenarko adalah harga diri.


"Kekeluargaannya kuat, satu prajurit yang tersakiti semua akan tergugah," sebut Ujang saat dihubungi Kantor Berita RMOL, Senin (24/6).

Maka tidak heran, ketika Soenarko ditetapkan tersangka, banyak purnawirawan yang bersuara. Ditambah, Soenarko juga memiliki banyak jasa pada negara dan kooperatif selama menjalani pemeriksaan.

"Jadi, penangguhan penahanan Panglima TNI terhadap Soenarko lebih pada situasi kebathinan. Dan merupakan hal yang wajar dilakuakn untuk menjaga diri diri dan harkat marbatat korps," ujar Ujang.

Di sisi lain, Ujang meminta agar kasus dugaan makar dibuktikan, tidak buru-buru menuduh seseorang dengan pasal makar, apalagi dikait-kaitkan dengan Pilpres 2019.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya