Berita

Refly Harun/Net

Politik

Hakim MK Jangan Terpengaruh Opini Publik, Apalagi Desakan

SENIN, 24 JUNI 2019 | 01:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sidang pemeriksaan dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK) sudah selesai. Kini saatnya, masyarakat menunggu hasil putusan dari sidang tersebut yang sedianya akan diumumkan pada 28 Juni.

Pakar hukum tata negara, Refly Harun menjelaskan bahwa segala klaim kecurangan sudah dipaparkan oleh kubu kuasa hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai pihak pemohon melalui saksi yang dihadirkan ke sidang.

Sementara sanggahan juga sudah diberikan oleh saksi-saksi kubu KPU sebagai termohon dan kubu Joko Widodo-Maruf Amin sebagai pihak terkait.


“Sidang MK sudah berakhir. Tinggal Hakim MK membuat keputusan,” ujarnya melalui akun Twitter pribadi, Minggu (23/6).

Untuk itu, dia meminta kepada para pendukung kedua kubu untuk bisa tenang menunggu hasil keputusan MK. Refly mengajak masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada majelis hakim MK.

“Kenapa kita masih ribut juga. Serahkan saja kepada hakim MK. Berdoa saja Hakim MK memutus dengan seadil-adilnya,” tegasnya.

Menurut Refly, masyarakat memang memiliki kebebasan untuk berdiskusi dan menganalisis perjalanan sidang. Termasuk, menebak hasil putusan MK.

Namun demikian, hakim tidak boleh terpengaruh dengan opini yang berkembang tersebut. Sebab, tanggung jawab hakim MK adalah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Yang jelas Hakim MK tidak boleh terpengaruh dengan opini publik, apalagi desakan,” pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya