Berita

Bandara Banyuwangi/Ist

Nusantara

Tambah Frekuensi, Garuda Terbangi Jakarta-Banyuwangi Dua Kali Dalam Sehari

KAMIS, 20 JUNI 2019 | 22:02 WIB | LAPORAN:

Akses menuju Banyuwangi kian diperluas. Kini, Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan menuju Banyuwangi dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta menjadi dua kali dalam sehari dari sebelumnya hanya sekali per hari. Maskapai nasional ini melakukan penambahan frekuensi tersebut mulai Jumat, (21/6).

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengapresiasi kebijakan Garuda Indonesia yang menambah jadwal terbangnya dari dan menuju Banyuwangi.

"Ini menunjukkan bahwa pasar di Banyuwangi terus terjaga di tengah tantangan industri penerbangan. Kami menjaga Banyuwangi tetap stabil untuk pasar wisatawan yang hendak berlibur ataupun mereka yang menempuh perjalanan bisnis, kerja sama pemerintahan, pendidikan, dan sebagainya,” jelas Anas, Kamis (20/6).


Bagi Anas, ini akan menambah opsi bagi yang hendak menuju Banyuwangi. Kini, dalam satu hari ada tiga penerbangan rute Jakarta-Banyuwangi pulang pergi yang dilayani oleh dua maskapai, yaitu Garuda dan Citilink.

"Ini memacu kami untuk mengembangkan daerah ini menjadi tempat yang nyaman dan layak dikunjungi. Kami juga harus terus berbenah agar makin banyak orang melakukan perjalanan ke Banyuwangi,” jelas Anas.

Kepala Cabang Garuda Indonesia Banyuwangi, Samsudin mengatakan, penambahan jadwal baru tersebut diharapkan bisa mempermudah siapapun yang hendak menuju kabupaten berjuluk The Sunrise of Java tersebut.

"Kini mobilitas pengunjung ke Banyuwangi menjadi semakin leluasa karena ketersediaan seat per hari menjadi bertambah. Hal ini tentu bagus bagi Banyuwangi,” tutur Samsudin.

Beroperasi dua kali dalam sehari, poros Jakarta-Banyuwangi dilayani setiap pukul 06.00 WIB dan 10.20 WIB. Sementara rute Banyuwangi-Jakarta terbang pukul 09.25 dan 12.45 WIB.

“Jenis pesawat yang digunakan sama, yakni jenis Bombardier CJ 1000 dengan kapasitas 96 penumpang. Rinciannya 12 seat kelas bisnis, sisanya ekonomi. Meski jenis pesawatnya sama, rotasi tiap pesawat berbeda,” lanjut Samsudin.

Ditambahkan dia, penambahan jumlah flight ini memang seiring pertumbuhan Banyuwangi. “Rata-rata penumpang Garuda yang ke Banyuwangi dari data kami adalah keperluan bisnis dan pariwisata. Kami harap penambahan ini akan lebih menggeliatkan sektor pariwisata Banyuwangi,” sambungnya.

Samsudin menjelaskan, Garuda Indonesia sangat mendukung perkembangan pariwisata Banyuwangi. Selain penambahan frekuensi, bentuk dukungan lainnya adalah dengan mempromosikan Banyuwangi di laman resmi Garuda Indonesia.

“Banyuwangi memang terus kami dukung sektor pariwisatanya untuk mendukung pariwisata nasional. Salah satu bentuk komitmen kami adalah dengan mempromosikan Banyuwangi di situs resmi Garuda,” pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya