Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Dahnil: Pak Ganjar, Benarkah Bilang Aparat Netral Buat Apa?

KAMIS, 20 JUNI 2019 | 09:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kesaksian Khairul Anwar dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi sorotan. Sebab, dia menyeret nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dalam sidang, Khairul mengaku sebagai caleg Partai Bulan Bintang (PBB) yang dipimpin Ketua Tim Kuasa Hukum Joko Widodo-Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra.

Khairul kemudian mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengikuti pelatihan saksi 01 yang digelar Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf di Hotel El Royale Jakarta pada Februari lalu. Sementara Gubernur Ganjar dihadirkan sebagai pembicara.


Berdasarkan keterangan yang diberikan, Khairul mengaku Ganjar sempat menyampaikan agar aparat sebaiknya tidak netral demi memenangkan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin.

"Beberapa kali disampaikan, kalau tidak netral buat apa," ujarnya.

Menanggapi kesaksian tersebut, Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mendesak Ganjar untuk memberi klarifikasi. Apalagi, Khairul juga bersaksi bahwa dalam pelatihan itu ada materi yang menyampaikan slide mengenai "Kecurangan adalah bagian dari Demokrasi".

"Pak Ganjar, benerkah mengatakan "klo aparat netral buat apa?". Seperti kesaksian Saudara Khairul Anas yang ikut ToT saksi 01," tanyanya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (20/6).

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya