Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Jadi Tuan Rumah Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional, Banyuwangi Bakal Dihadiri 1.000 Siswa Peneliti

KAMIS, 20 JUNI 2019 | 00:56 WIB | LAPORAN:

Event tahunan pembinaan ilmiah kepada siswa yang diselenggarakan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bakal ditempatkan di Banyuwangi.
Agenda yang bertajuk Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) ke-XVIII tersebut, akan diikuti oleh seribu pelajar dari seluruh Indonesia.
“Kami sangat senang bisa ditunjuk sebagai tuan rumah acara bergengsi ini. Tentu, ini akan menjadi inspirasi baru bagi para pelajar di Banyuwangi untuk meningkatkan kemampuan diri, terutama dalam bidang penelitian dan ilmu pengetahuan,” ungkap Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Acara PIRN XVIII bakal dihelat pada 23 – 30 Juni 2019. PIRN merupakan kegiatan penelitian ilmiah di lapangan yang mencakup bidang ilmu pengetahuan sosial, ilmu pengetahuan alam, dan ilmu pengetahuan teknik. Para peserta tidak hanya akan diajarkan berbagai teori, tapi juga langsung mempraktikkan metode penelitiannya di lapangan.


"Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi trigger untuk meningkatkan minat dan kemampuan remaja di bidang ilmu pengetahuan dan penelitian. Mereka juga kami ajak untuk meneliti sejumlah lokus yang ada di Banyuwangi. Karena salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk membimbing remaja melaksanakan penelitian ilmiah yang terkait dengan lingkungan sekitarnya," jelas Anas.

Ada lima obyek di Banyuwangi yang akan menjadi tempat penelitian. Untuk Ilmu Pengetahuan Sosial akan meriset Mall Pelayanan Publik dan Kampung Osing Kemiren. Sedangkan untuk bidang Ilmu Pengetahuan Alam akan mengambil lokasi penelitian di Bangsring Underwater, Agro Wisata Tamansuruh, dan pusat kopi di Gombengsari.

"Sengaja kami ajak mereka riset di lokasi wisata. Ini agar tumbuh mindset bahwa riset itu bisa berangkat dari hal sederhana yang ada di sekitar kita serta bisa dilakukan secara menarik. Seperti di tempat wisata nanti," jelas Anas.

“Dan pastinya, di masing-masing lokasi riset nanti akan dibimbing langsung oleh para ahlinya dari LIPI. Seperti ahli kelautan, ahli pertanian, ahli biologi, hingga ahli tata kelola pemerintahan,” beber Anas.

Peserta yang turut dalam perkemahan ilmiah ini merupakan hasil seleksi oleh LIPI pada Januari – April silam. Pesertanya dari tingkat SMA dan SMP sederajat. Khusus untuk di Banyuwangi, juga diikutkan peserta yang berasal dari tingkat Sekolah Dasar. Kegiatan ini juga diikuti guru pembimbing.

Ditambahkan Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Sulihtiono, acara PIRN ini akan dibuka pada Senin, 24 Juni 2019 mendatang di Pendopo Banyuwangu oleh Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Dr. Laksana Tri Handoko dan Bupati Anas.

"Juga akan hadir penulis muda nasional dan pegiat kreativitas Fahd Pahdepie. Dia akan berbagi tentang kiat berkreasi sejak usia muda," kata Sulihtiono.

Ditambahkan  dia, lokasi penyelenggaraan akan berada di SMAN 1 Giri, SMKN 1 Banyuwangi dan Kampus Universitas Airlangga Banyuwangi.

Dalam penyelenggaraannya akan dilaksanakan berbagai kegiatan. Mulai dari kelas metodologi penelitian, bimbingan karya tulis ilmiah, workshop, penelitian lapangan, kelas robotik, mini expo, science show, science movie, hingga inspiring dialog bersama tokoh peneliti muda.

“Bagi siswa yang bukan peserta, para pelajar di Banyuwangi juga bisa ikut memeriahkan berbagai kegiatan, seperti halnya melihat mini expo dan science show,” pungkas Sulihtiono.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya