Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Yusril: Kesaksian Agus Maksum Nggak Ada Gunanya

RABU, 19 JUNI 2019 | 12:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kesaksian yang disampaikan Agus Maksum, yang dihadirkan kubu kuasa hukum Prabowo Subianto dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dinilai tidak memberi keterangan yang signifikan.

Ketua Tim Kuasa Hukum Joko Widodo-Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra menilai kesaksian Agus Maksum tidak memiliki korelasi dengan perselisihan pilpres.

"Seharusnya kesaksian ada korelasi dengan kemenangan Pak Jokowi dan kekalahan Pak Prabowo. Kalau itu (kesaksian Agus) tidak ada kaitannya," kata Yusril di sela persidangan, Rabu (19/6).


Ketua umum PBB itu kemudian mencontohkan masalah daftar pemilih tetap (DPT) yang diutarakan Agus Maksum. Menurutnya, 17 juta DPT invalid yang disampaikan tidak bisa disambungkan dengan penyebab Prabowo-Sandi kalah atau menguntungkan bagi Jokowi-Maruf.

"Dia tidak tahu yang ikut memilih berapa dari 17 juta itu berapa? Yang pilih Pak Jokowi berapa? yang dipakai dari 17 juta itu berapa? Dia juga nggak tahu. Jadi nggak ada gunanya juga," sambungnya.

Yusril mengingatkan bahwa kesaksian yang disampaikan para saksi dari pihak pemohon harus berhubungan dengan penyebab Prabowo-Sandi kalah atau Jokowi-Maruf menang.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya